Breaking News:

Amankan 'Iron Man' Ngamen di Jalan, Kasatpol PP Kota Bekasi: Kasih Uang Tidak Mendidik

Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah tak menampik bahwa banyak masyarakat yang kasihan atau iba kepada mereka yang mengais rejeki di pinggir jalan.

Warta Kota
Netizen mengomentari giat Satpol PP Kota Bekasi yang mengamankan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), seperti manusia silver, maupun pengamen yang mengenakan kostum Iron Man. Tampak patung Iron Man di Mal Kelapa Gading. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Netizen mengomentari giat Satpol PP Kota Bekasi yang mengamankan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), seperti manusia silver, maupun pengamen yang mengenakan kostum Iron Man.

Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah tak menampik bahwa banyak masyarakat yang kasihan atau iba kepada mereka yang mengais rejeki di pinggir jalan.

"Kalau begitu dilihat orang kan jadinya iba," kata Abi saat dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Demo di Depan Mapolres Jakarta Barat, Warga Siap Bantu Polisi Bubarkan Kerumunan Saat Pandemi

Baca juga: Pernah Copot Kapolsek yang Tidur saat Rapat, ini Profil Irjen Fadil Imran Kapolda Metro yang Baru

Baca juga: Rela Turun ke Jalan Jajakan Produknya, Ternyata Satu Toko Pizza Hut bisa Raup Rp 200 Juta Per Bulan

Namun, Abi mengatakan memberi uang kepada PMKS bukan cara yang baik untuk mendidik masyarakat kelas bawah, terlebih lagi, apabila mereka hanya mengemis.

Pasalnya, Abi menilai banyak dari PMKS yang masih muda dan cukup memilki tenaga untuk bekerja. Penghasilan mereka saat mengemis bahkan lebih besar dibandingkan bila mereka bekerja.

"Terus terang saja, kalau dia bekerja per hari berapa sih. Seandainya dia meminta-minta, lebih besar penghasilan meminta-minta dan penghasilan mereka tidak kurang dari Rp 50 ribu ke atas. Jadi sebenarnya tidak mendidik, masyarakat yang memberikan uang kepada mereka," ungkapnya.

Kasatpol menganjurkan kepada masyarakat agar memberikan bantuan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, bukan kepada para PMKS yang masih muda dan kuat untuk bekerja.

"Gini, dari segi kemanusiaan 'its okay'. kalau mau berbagi silakan, tidak ada yang melarang kalau mau berbagi. Tapi 'come on', jangan memberikan kepada mereka-mereka ini yang notabene masih muda, ya sifatnya PMKS lah," kata Abi.

Baca juga: Status Kasus Video Syur Mirip Naik ke Penyidikan, Akankah Polisi Periksa Gisel dan Jedar?

Baca juga: Jika RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan, Peminum akan Didenda Rp 50 Juta atau 2 Tahun Penjara

Baca juga: Hendak Menyeberang Jalan, Pejalan Kaki Wanita Tertabrak Mobil Boks Terpental hingga 3 Meter

Termasuk kepada pengamen berkostum Iron Man dan manusia silver. Abi menggolongkan mereka sebagai PMKS yang kerap kejar-kejaran dengan petugas Satpol PP.

"Sama dia minta-minta juga. Nah ini kan sifatnya umpet umpet. Ketika datang petugas ngumpet, ketika tidak ada baru mereka keluar lagi. Kalau masyarakat ingin memberikan sesuatu, berikan lah kepada yang memang benar-benar membutuhkan," tuturnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved