Breaking News:

VIDEO Rencana Gelar KBM Tatap Muka, Pemkot Bekasi Masih Tunggu Sinyal Lampu Hijau Dari Kemendikbud

Rencana digelarnya kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Bekasi, masih menunggu persetujuan Kemendikbud.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi, Bekasi Timur, Senin (16/11/2020). Rencana digelarnya kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Bekasi, masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

Laporan wartawan wartakotalive.tribunnews.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi Timur -- Rencana digelarnya kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Bekasi, masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan pemkot telah mengirimkan surat kepada Kemendikbud, meski sinyal lampu hijau hingga kini belum diberikan lantaran perbedaan sudut pandang.

"Kan kita lagi buat surat lagi ke Pak Menteri, kalau Pak Menteri patokannya ada pada zona wilayah," ucap Rahmat saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bekasi, Senin (16/11/2020).

Sementara Pemkot Bekasi berpegang pada pedoman tingginya total kesembuhan pasien Covid-19 secara kumulatif. 

Berdasarkan data yang diperbarui pada hari ini, total kumulatif pasien Covid-19 mencapai 8.053 kasus dengan anhka kesembuhan mencapai 7.340, atau di atas 90 persen.

"Zona itu kan fluktuatif, tapi kalau izinnya ada pada pengendalian, ya Alhamdulillah dilihat angka kesembuhan, kita tinggi. Tapi kalau zona, satu kelurahan ada satu (yang positif) dianggap merah, ya itu enggak boleh," kata Rahmat.

Baca juga: Waduh, Digugat Pemenang Tender, Pembangunan Pasar Baru Cikarang Mangkrak Sejak Tahun 2015

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidik Kota Bekasi Inayatullah menjelaskan surat yang telah dikirimkan masih menunggu jawaban dari Kemendikbud.

Tak hanya pemerintah pusat saja, pihaknya bahkan juga meminta persetujuan dari instansi terkait dala  lingkup Pemkot Bekasi.

Baca juga: Bocah Ditemukan Tak Bernyawa di Pintu Air Bekasi Timur, Pakai Kaus dan Celana Pendek Kuning

"Belum, kita menunggu hasil dari Kemendikbud dengan tim dengan kesehatan juga, KPAI, Satpol PP kemudian camat. Nah sekarang kita sedang mengajukan," ujar Inayatullah.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD-Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dam Kebudayaan, Jumeri mengatakan pihaknya mendorong wilayah yang telah dilabeli zona hijau atau kuning Covid-19, untuk mengujicoba kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.

Baca juga: Atasi Masalah Limbah yang Mencemari Lingkungan, Pemkab Bekasi Bentuk Tim Satgas

Khususnya, Kota Bekasi yang mewacanakan simulasi pada tanggal 20 Desember 2020 mendatang, seiring tingginya tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang mencapai 93 persen.

"Kita juga memotivasi daerah-daerah yang sudah hijau dan kuning untuk berani membuka. Karena anak kasihan sudah terlalu lama di rumah, risiko besar soal kekerasan dan sebagainya," kata Jumeri saat dikonfirmasi, Kamis (12/11/2020) lalu. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved