Breaking News:

Truk Tronton

Truk Tronton Dibiarkan Bebas Melintasi di Kota Tangerang Meski Ada Larangan Operasional

Masyarakat gusar dengan sikap Pemerintahan Kota Tangerang yang dinilai acuh terkait penerapan izin operasional truk tronton.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Masyarakat gusar dengan sikap Pemerintahan Kota Tangerang yang dinilai acuh terkait penerapan izin operasional truk tronton. Truk tersebut tampak dibiarkan bebas melintasi ruas jalan di Kota Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Masyarakat gusar dengan sikap Pemerintahan Kota Tangerang yang dinilai acuh terkait penerapan izin operasional truk tronton.

Truk tersebut tampak dibiarkan bebas melintasi ruas jalan di Kota Tangerang. 

Bahkan warga mengabadikannya melalui rekaman video. Terlihat sejumlah truk tersebut melaju di Jalan Juanda. 

"Ini jelas melanggar Perda, tapi kok dibiarkan saja truk itu bebas melintasi Kota Tangerang," ujar satu dari warga dalam rekaman video itu. 

Pengemudi truk tronton yang membawa girder itu menabrak median jalan.
Pengemudi truk tronton yang membawa girder itu menabrak median jalan. (TMC)

Bahkan ada petugas Dishub yang sedang di lokasi pun tak berbuat apa-apa. Mereka hanya tampak mengatur arus lalu lintas tanpa menindak keberadaan truk tronton ini.

"Lihat itu ada petugas Dishub tapi cuek-cuek saja. Padahal jelas-jelas ini menyebabkan jalan rusak parah," ucapnya.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, angkat bicara terkait persoalan ini. Ia pun menyayangkan kejadian ini kembali terjadi. 

"Harusnya Pemkot Tangerang melakukan tindakan tegas," kata Gatot kepada Warta Kota, Senin (16/11/2020).

Terlebih truk tronton yang kerap melintas itu kerap kali menimbulkan ketertiban umum. Yakni kerjadinya angka kecelakaan juga kerusakan jalan. 

Truk tronton yang mengangkut sound system
Truk tronton yang mengangkut sound system (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

"Kan sudah jelas Perwalnya ada jam operasionalnya. Saya sudah tanyakan ke Kepala Dishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, kata beliau petugas di lokasi tidak bisa melakukan penindakan karena tidak ada unsur kepolisian yang mendampingi," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Tangerang, Andika Nugraha, mengamini bahwa sistem pengawasan di lapangan saat ini mulai mengendur. Sehingga truk tronton tersebut secara bebas melintas di Kota Tangerang. 

Padahal sesuai jadwal dalam Perwal (Peraturan Wali Kota) truk itu tidak diizinkan lewat sedari pukul 06.00 - 20.00. Dan pada pukul 20.00 - 06.00 baru dibolehlan melintas.

Truk tronton Hino nopol B 9287 GI menabrak jembatan penyeberangan orang (JPO) di ruas tol Jagorawi arah Jakarta KM 21, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (5/1/2015) pagi.
Truk tronton Hino nopol B 9287 GI menabrak jembatan penyeberangan orang (JPO) di ruas tol Jagorawi arah Jakarta KM 21, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (5/1/2015) pagi. (TMC Polda Metro Jaya)

"Sesuai dengan peraturan Undang-undang yang berlaku, kami tidak bisa melakukan penindakan jika tidak didampingi unsur kepolisian. Karena pihak kepolisian yang berhak melakukan penilangan, baru di situ kami melakukan penyitaan terhadap armada truk itu," tutur Andika. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved