Breaking News:

Advertorial

Ilyas: Terima Kasih Program JKN-KIS, Biaya Berobat Jadi Terjangkau

Pemerintah bersama BPJS Kesehatan menghadirkan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada masyarakat.

Istimewa/BPJS Kesehatan
Ilyas (34), warga Kp. Wangun Jaya RT 01/07, Cibinong, berterima kasih kepada BPJS kesehatan, karena melalui Program JKN-KIS, biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan sakit matanya yang terkena serpihan besi jauh lebih ringan dan hampir tidak keluar banyak uang. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG -- Berbagai cara dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat dalam menghadapi penyakit, salah satunya yaitu selalu melakukan pengecekan rutin kesehatan melalui Puskesmas, klinik dan rumah sakit terdekat.

Hal ini dilakukan untuk pencegahan diri terhadap penyakit agar tidak menjadi penyakit yang lebih serius.

Dalam hal ini, Pemerintah bersama BPJS Kesehatan menghadirkan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada masyarakat sehingga permasalahan biaya mengenai kesehatan menjadi lebih ringan.

Banyak peserta Program JKN-KIS tersebut mempunyai kesan dan pesan dalam pengalamannya menggunakan dan menjadi bagian peserta JKN-KIS ini.

Baca juga: Hanum: Mobile JKN Solusi Pelayanan BPJS Kesehatan Tanpa Keluar Rumah

Baca juga: Sedia Payung Sebelum Hujan, Imam: Atasi Masalah Kesehatan, Program JKN-KIS Solusinya

Salah satunya yaitu Ilyas (34) yang bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bertempat tinggal di Kp. Wangun Jaya RT 01/07.

Ia sudah menjadi peserta JKN-KIS sejak 3 tahun lalu melalui perusahaannya ia bekerja.

“Sekitar bulan lalu, saya kena musibah pada saat melakukan motong besi dan kebetulan hobi saya suka modif motor," ujar Ilyas mengawali ceritanya dengan tim Jamkesnews, Kamis (7/5).

"Mata saya sebelah kanan terkena serpihan besi halus, saya kira hanya kelilipan biasa tetapi saat mengaca ternyata merah dan semakin lama sakit. Akhirnya saya ke Puskesmas terdekat untuk mengeceknya dan akhirnya dirujuk di Rumah Sakit Hasan,” ucapnya.

Ilyas menjelaskan bahwa dirinya sangat beruntung telah ikut Program JKN-KIS. Menurutnya, sakit mata yang ia alami merupakan musibah dan tidak bisa diprediksi.

Jadi hal itu tidak membuat dirinya merasa cemas pada saat disituasi seperti yang terjadi menimpanya.

“Saya merasa puas terhadap pelayanan di klinik pada saat pengobatan mata saya, tentu saya juga sangat berterimakasih kepada BPJS kesehatan karena melalui Program JKN-KIS tersebut biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan sakit mata saya, jauh lebih ringan dan hampir tidak keluar banyak uang,” tambah Ilyas.

Baca juga: Jadi Kader JKN Berprestasi, Ini Suka Duka Sarmini dalam Mengedukasi Warga tentang Program JKN-KIS

Baca juga: Rasakan Pelayanan Optimal, Nureza Bersyukur Terdaftar Program JKN-KIS

Sebelum mengakhiri wawancara, Ilyas mengajak kepada masyarakat yang belum mendaftarkan Progam JKN-KIS agar segera mendaftar.

Karena menurutnya, sakit tidak dapat di prediksi, kemudian biaya pengobatan pun tidak bisa ditebak, oleh Karena itu lebih baik ikut Program JKN-KIS agar memiliki jaminan kesehatan.

Selain itu dengan hanya rutin membayar iuran JKN-KIS peserta mendapat pelayanan jaminan kesehatan.

Ia berharap kedepannya BPJS Kesehatan tetap dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatannya bagi para peserta Program JKN-KIS. (*)

Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved