Breaking News

BREAKING NEWS: Kapolda Metro Dicopot, Gara-gara Acara Pernikahan Putri Habib Rizieq

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dicopot karena tidak bisa menerapkan protokol kesehatan saat acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana usai bertemu Advokat Alvin Lim dan para nasabah di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (8/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dicopot dari jabatannya.

Irjen Nana Sudjana dicopot dari jabatannya Kapolda Metro Jaya karena tidak bisa dapat menerapkan protokol kesehatan di wilayahnya.

Diketahui Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dicopot karena tidak bisa menerapkan protokol kesehatan saat acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab.

Tak hanya Irjen Nana Sudjana, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi juga dicopot dari jabatannya karena kasus yang sama.

Baca juga: Status Kasus Video Syur Mirip Naik ke Penyidikan, Akankah Polisi Periksa Gisel dan Jedar?

Baca juga: Jika RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan, Peminum akan Didenda Rp 50 Juta atau 2 Tahun Penjara

Baca juga: Hendak Menyeberang Jalan, Pejalan Kaki Wanita Tertabrak Mobil Boks Terpental hingga 3 Meter

"Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan. Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapoda Jawa Barat," kata Irjen Argo Yuwono Kadiv Humas Polri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel. Senin (16/11/2020).

Denda Rp 50 Juta

Diberitakakan sebelumnya Satpol PP DKI Jakarta memberi sanksi kepada Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab denda Rp 50 juta.

Pasalnya Habib Rizieq dan FPI dinilai melanggar protokol kesehatan yang mengakibatkan terjadinya kerumunan massa di tengah pandemi.

Yaitu menggelar akad pernikahan putrinya di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat

Serta acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar, Sabtu (14/11/2020) malam.

Adapun saat itu, FPI menggelar Peringatan Nabi Muhammad SAW dan resepsi pernikahan putri Habib Rizieq Shihab bernama Syarifah Najwa Shihab, dengan Irfan Alaydrus, di Jalan Petamburan III Nomor 17, Tanah Abang, Jakarta.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, penjatuhan sanksi denda administratif itu disampaikan melalui surat bernomor 2250/-1.75 dan ditetapkan, Minggu (15/11/2020).

Baca juga: ILC Bahas Kepulangan Habib Rizieq Mendadak Dibatalkan, Fadli Zon: Ada Telepon Gaib ya Bang Karni?

Baca juga: Rela Turun ke Jalan Jajakan Produknya, Ternyata Satu Toko Pizza Hut bisa Raup Rp 200 Juta Per Bulan

Baca juga: Anies Resmikan Rusun DP Nol Rupiah di Kemayoran dan Cengkareng, ini Harga Cicilan dan Cara Daftarnya

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin datang ke pernikahan putri Habib RIzieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (15/11/2020) 
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin datang ke pernikahan putri Habib RIzieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (15/11/2020)  (Warta Kota)

Surat itu ditujukan kepada Pimpinan FPI Habib Rizieq selaku penyelenggara resepsi pernikahan, dan FPI selaku panitia penyelenggara Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Berdasarkan pengamatan kami serta kondisi atas fakta yang terjadi dalam acara tersebut, telah terjadi pelanggaran terhadap protokol kesehatan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Cocvid-19), yaitu tidak membatasi jumlah tamu undangan sehingga menimbulkan kerumunan,” kata Arifin yang dikutip dari surat pemberian sanksi denda administratif itu.

Arifin mengatakan, terhadap pelanggaran itu maka mereka dikenakan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp 50 juta.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved