Breaking News:

Kebakaran

Ini Kelalaian Bekas Pegawai Kejaksaan Agung HIngga Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Gedung

Dalam kasus ini, dia diduga lalai dalam pemasangan pelindung dinding gedung atau aluminium composite panel (ACP).

Warta Kota/Alex Suban
Api melalap gedung utama Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengungkap alasan mantan pegawai Kejaksaan Agung berinisial IS, ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejagung, Jakarta Selatan.

IS merupakan eks pegawai Kejagung yang bertugas sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK).

Dalam kasus ini, dia diduga lalai dalam pemasangan pelindung dinding gedung atau aluminium composite panel (ACP).

Baca juga: Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Tambah 3 Orang, Salah Satunya Mantan Pegawai

Menurut Sambo, ACP menjadi salah satu bahan yang menjadi pemantik api yang membakar Gedung Kejagung semakin membesar.

Hal tersebut dikuatkan dengan bukti video yang beredar di media sosial.

"Bisa kita lihat di video yang sudah beredar, bahwa penyebab terbakarnya secara merata Gedung Kjaksaan Agung itu, adalah salah satu bahan yang ada di sisi luar seluruh gedung Kejaksaan Agung."

Baca juga: Ini Peran Tiga Tersangka Baru dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

"Bagaimana api itu turun ke bawah secara cepat kemudian membakar seluruh gedung itu adalah dari bahan ACP," papar Sambo di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Dari video itulah Polri kemudian melakukan penyidikan terkait pengadaan dan pemasangan ACP.

Hasilnya, terdapat dugaan kelalaian yang dilakukan oleh mantan pegawai Kejagung itu.

Baca juga: Pengikut Rizieq Shihab Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Ketua PBNU: Enggak Boleh Mudarat ke Orang Lain

Sambo menyampaikan salah satu kelalaian yang dilakukan IS adalah menunjuk konsultan perencana pemasangan ACP berinisial J, yang tak memiliki kompetensi mumpuni dan tidak berpengalaman.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved