Kebakaran

Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Tambah 3 Orang, Salah Satunya Mantan Pegawai

Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2020.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gedung Kejaksaan Agung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tampak ludes usai dilalap si jago merah, Minggu (23/8/2020). Hampir keseluruhan bangunan Kantor Kejagung hangus akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8/2020) malam hingga Minggu pagi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2020.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo.

Pihaknya akan menggelar konferensi pers terkait penetapan tersangka tersebut.

Baca juga: Moeldoko: Apa yang Mau Direkonsiliasikan dengan Rizieq Shihab?

"Iya jam 2 akan konfrensi pers. Ada 3 tersangka baru," kata Brigjen Sambo lewat keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Sambo menuturkan, ketiga tersangka baru itu berasal dari internal dan eksternal Kejaksaan Agung.

"Mantan pegawai Kejagung dan eksternal dari luar perusahaan."

Baca juga: Minta Kerumunan Seperti Penjemputan Rizieq Shihab Tak Terulang Lagi, Satgas Covid-19: Jangan Egois

"Perusahaan pengadaan minyak lobi sama ACP," jelasnya.

Namun demikian, penyidik tidak menjelaskan lebih lanjut terkait peran ketiga tersangka baru itu dalam kasus kebakaran Gedung Kejagung.

Nantinya, hal itu akan diungkap saat jumpa pers pengungkapan kasus.

Baca juga: 300 Hari Harun Masiku Ditelan Bumi, ICW: KPK Jadi Lembaga yang Tak Lagi Disegani Pelaku Kejahatan

Bareskrim Polri menetapkan 8 tersangka dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2020.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan penyidikan selama 2 bulan.

Baca juga: Ini Titik Rawan Kemacetan Saat Libur Panjang, Polisi Siapkan Skenario Contraflow dan One Way

Total, penyidik memeriksa 64 orang sebagai saksi.

Penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak 6 kali.

Hasilnya, 8 tersangka diduga lalai dalam kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

Baca juga: Begini Tahap Pengembangan Vaksin Covid-19 Hingga Bisa Diproduksi Massal, Libatkan Hewan dan Manusia

"Setelah gelar perkara disimpulkan ada kealpaan."

"Semuanya kita lakukan dengan ilmiah untuk bisa membuktikan."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved