Kebakaran

Ini Peran Tiga Tersangka Baru dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung pada 22 Agustus 2020.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Alex Suban
Api melalap gedung utama Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam. 

Sebab, ACP merupakan salah satu bahan yang dianggap menjadi pemicu api di Gedung Kejagung membesar.

Baca juga: Persiapan Vaksinasi Covid-19, Pemkab Bekasi Latih 50 Tenaga Kesehatan Sebagai Vaksinator

Menurut Argo, ada kelalaian dalam pemasangan ACP di dalam gedung tersebut.

"Tersangka kedua inisialnya J."

"Perannya, dia itu tidak melakukan survei kondisi gedung dulu."

Baca juga: Berkas Perkara Aktivis KAMI Dilimpahkan ke Kejaksaan, Termasuk Pemilik Akun Twitter Podoradong

"Kemudian tidak memiliki pengalaman sebagai konsultan perencana ACP tadi," ungkapnya.

Selanjutnya, tersangka IS yang adalah mantan pegawai Kejaksaan Agung, pernah berdinas sebagai pejabat pembuat komitmen.

Dia diduga lalai dalam penunjukkan J sebagai konsultan pemasangan ACP.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Naik Lagi, 45 Warga Jadi Pasien Baru, Ada Bayi Umur 6 Bulan

"Tersangka ketiga IS, yang bersangkutan adalah yang menunjukkan PT IN sebagai konsultan perencana yang tidak memiliki pengalaman," bebernya.

Dalam kasus tersebut, ketiga tersangka dijerat pasal 188 KUHP Jo pasal 55 huruf 1 ke 1 KUHP.

Ketiganya terancam hukuman pidana penjara di atas 5 tahun.

Baca juga: Viral Pria Beratribut Ojol Curi Pakaian Dalam Wanita, Polsek Cikarang Belum Terima Laporan Warga

Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan 8 tersangka dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2020.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan penyidikan selama 2 bulan.

Baca juga: Ini Titik Rawan Kemacetan Saat Libur Panjang, Polisi Siapkan Skenario Contraflow dan One Way

Total, penyidik memeriksa 64 orang sebagai saksi.

Penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak 6 kali.

Hasilnya, 8 tersangka diduga lalai dalam kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

Baca juga: Begini Tahap Pengembangan Vaksin Covid-19 Hingga Bisa Diproduksi Massal, Libatkan Hewan dan Manusia

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved