Breaking News:

Kabar Artis

Member JKT48 Jadi Korban Tindak Pidana Asusila di Medsos, Polisi Akan Panggil Pelapor dan Saksi

Member JKT48 berinisial nama AV berusia 21 tahun itu diketahui menjadi korban tindak pidana asusila yang dilakukan salah satu akun Instagram.

tribunnews.com
Ilustrasi pelecehan seksual. Member JKT48 berinisial nama AV menjadi korban tindak pidana asusila di media sosial dan telah melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya, Sabtu (7/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Member JKT48 melaporkan kasus dugaan tindak pidana asusila di media sosial ke Polda Metro Jaya, Sabtu (7/11/2020).

Member JKT48 berinisial nama AV berusia 21 tahun itu diketahui menjadi korban tindak pidana asusila yang dilakukan salah satu akun Instagram.

Baca juga: Member JKT48 Laporkan Tindakan Asusila ke Polisi, Dikirimi Gambar Mesum di Media Sosial

Baca juga: Salah Satu Member JKT48 Diduga Jadi Korban Tindakan Asusila, Ini Penjelasan Manajemen JKT48

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, member JKT48 itu tersinggung yang menuliskan komentar dengan kata-kata kotor.

"Dia merasa tersinggung dan tidak terima pada salah satu akun medsos Instagram @kurniawan037 yang meyebutnya dengan kata-kata kotor," kata Yusri Yunus, Kamis (12/11/2020).

Akun Instagram tersebut yang dilaporkan member JKT48 itu.

Ilustrasi pelecehan.
Ilustrasi pelecehan. (istimewa)

"Akun Instagram yang dilaporkan memperlihatkan gambar atau foto dari Instagram pelapor (member JKT48) kemudian dilampirkan kata-kata tidak wajar," kata Yusri Yunus.

Laporan member JKT48 itu tercatat di nomor LP/6598/XI/YAN.25/2020/SPKTPMJ.

Pemilik akun Instagram @kurniawan037 disangka melakukan tindak pidana kesusilaan dan melanggar Pasal 27 ayat 1 Jo Pasal 45 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2019 tentang ITE.

Baca juga: Member JKT48 Jadi Korban Dugaan Tindakan Asusila, Kasusnya Kini Ditangani Penyidik Polda Metro Jaya

Baca juga: Grup Idol JKT48 Kurangi Jumlah Member Akibat Pandemi Covid-19, Ini Respon Dua Mantan Member JKT48

"Laporan sudah diterima dan sedang diteliti. Tindak lanjutnya akan kami panggil pelapor, saksi-saksi serta diharap membawa bukti," kata Yusri Yunus.

Saat ini kasus tersebut ditangani Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved