Virus Corona Jabodetabek

Fraksi PDIP DPRD DKI: Wabah Covid-19 Jadi Momentum Baik Pemprov Memupuk Kebersamaan Warga Ibu Kota

Fraksi PDI PP DPRD DKI: Wabah Covid-19 Jadi Momentum Baik Pemprov Memupuk Kebersamaan Warga Ibu Kota

Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menilai, Wabah Covid-19 jadi momentum baik bagi Pemprov DKI memupuk kebersamaan warga Ibu Kota. Wakil Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina di kantornya beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta menilai, wabah Covid-19 di Ibu Kota dapat menjadi momentum yang baik bagi pemerintah daerah dalam memupuk kebersamaan warga Ibu Kota.

Hal ini berkaca pada total kasus Covid-19 di Jakarta yang paling tinggi dibanding daerah lain di Indonesia, dengan menembus 114.343 orang sampai Rabu (11/11/2020).

Wakil Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina mengatakan, pemerintah daerah harus memperkuat pondasi kebersamaan warganya dalam memberantas wabah Covid-19.

Video: Letjen Doni Monardo Pungut Sampah di Pink Beach Pulau Komodo NTT

Dia meyakini, sikap gotong royong karena adanya interaksi sosial yang baik dapat menekan penularan Covid-19.

“Pemerintah dapat melibatkan sarana yang ada melalui kelembagaan RT dan RW atau kumpul warga untuk membangun kebersamaan warga di lingkungannya masing-masing,” ujar Wa Ode kepada wartawan pada Kamis (12/11/2020).

Wa Ode mengatakan, seluruh makhluk hidup memiliki ketergantungan dengan makhluk lain.

Baca juga: VIDEO: Dibantu Urus Sertifikat Tanah, Warga Meruya Apresiasi Anggota DPRD DKI

Baca juga: Minta Tiang Monorel Dibongkar tapi Biayanya Jangan dari Pemprov, DPRD DKI: Enggak Enak Dilihat

Tidak terkecuali manusia, mereka juga memerlukan bantuan orang lain terutama ketika menghadapi masalah.

Karena itu, dia meminta sikap individualisme warga Jakarta harus dikesampingkan.

Perangkat Camat, Lurah, RW dan RT harus mengedukasi warganya betapa pentingnya bersosialisasi yang baik, terutama di tengah pandemi Covid-19.

“Contoh, apabila ada tetangga yang terkena Covid-19. Siapapun dia dan bagaimana latar belakangnya, jika terkena musibah, kita harus gotong royong membantunya,” kata dia.

Baca juga: DPRD DKI dan Pemprov DKI Rapat di Puncak soal APBD-P 2020, Ini Komentar Wagub Ariza

“Jadi, di saat pandemi begini warga harus kompak melawan Covid-19, bukannya malah individualisme karena jauh dari semangat kebersamaan untuk mengatasi persoalan,” tambah perempuan yang juga menjadi anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini.

Kata dia, sikap gotong royong tidak hanya dilakukan ketika ada musibah saja, tapi bisa dilakukan dalam upaya preventif.

Misalnya, masyarakat rutin menyemprotkan cairan disinfektan ke fasilitas umum yang ada di permukimannya, saling mengingatkan jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Baca juga: Rapat Kerja Anggaran DPRD DKI di Kawasan Puncak Terindikasi Langgar Peraturan Pemerintah

“Jakarta ini sebagai daerah pluralisme karena menjadi gerbang Indonesia, jadi harus memperkuat pondasi budaya yang selama ini terjalin yaitu gotong royong,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat ini. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved