Breaking News:

Banjir Jakarta

Anies Baswedan Minta Banjir Surut dalam 6 Jam, Kadis SDA DKI: Kalau Air di Cekungan Bisa Lebih

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menilai, menyurutkan banjir di Ibu Kota dalam waktu enam jam cukup sulit.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf saat meninjau grebek lumpur di Kali Sekretaris, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis (15/4/2020) siang. 

Tujuannya agar kapasitas daya tampung air lebih banyak lagi.

Baca juga: Syarat Dialog, Rizieq Shihab Minta Pemerintah Bebaskan Baasyir, Bahar Smith, Hingga Aktivis KAMI

Selain itu ada sekitar 5.000 sumur resapan yang dibangunnya.

Jumlah sumur itu belum termasuk SKPD yang lain, karena mereka turut berkontribusi membangun sumur resapan.

“Tahun ini targetnya sekitar 300.000 titik di lima wilayah kota."

Baca juga: Keluarga Minta Jenazah Pendeta Yeremia Zanambani Diautopsi di TKP, Polisi Menolak karena Alasan Ini

"Saya yakin terealisasi karena semua SKPD turut membangun sumur resapan,” ujar Juaini.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan upaya antisipasi penanganan banjir saat musim hujan.

Penanganan banjir di wilayah DKI Jakarta akan sukses apabila memenuhi dua indikator.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, penanganan banjir dikatakan sukses apabila tidak ada korban jiwa akibat musibah yang terjadi setiap tahun tersebut.

Baca juga: Rizieq Shihab Mau Kembali, Polri: Ya Pulang Saja, Kita Tidak Pernah Usir

“Dua indikator suksesnya, satu tidak ada korban, semua warga selamat,” ungkap Anies Baswedan di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/11/2020).

Indikator lainnya, genangan yang timbul akibat tingginya curah hujan dapat segera surut dalam waktu tertentu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved