Breaking News:

Banjir Jakarta

Anies Baswedan Minta Banjir Surut dalam 6 Jam, Kadis SDA DKI: Kalau Air di Cekungan Bisa Lebih

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menilai, menyurutkan banjir di Ibu Kota dalam waktu enam jam cukup sulit.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf saat meninjau grebek lumpur di Kali Sekretaris, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis (15/4/2020) siang. 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menilai, menyurutkan banjir di Ibu Kota dalam waktu enam jam cukup sulit.

Kendala itu dihadapi apabila banjir terjadi di tempat-tempat rendah atau berada di daerah cekungan.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyurutkan banjir akibat luapan air di kali dari kiriman hulu.

Baca juga: Berharap Massa Penjemput Rizieq Shihab Tak Jadi Klaster Baru Covid-19, Wagub DKI: Kita Berdoa

Terutama, bila daerah tersebut berada di wilayah cekungan, sehingga jalan terakhirnya adalah memakai pompa untuk menyedot air.

Dan, mengalihkan ke kali atau sungai saat ketinggian air sudah normal.

“Kalau airnya meluap karena banjir kiriman, tentunya makan waktu lagi, dan ada beberapa tempat-tempat tertentu yang lebih dari itu."

Baca juga: Serka BDS Ditahan Usai Bernyanyi Sambut Kepulangan Rizieq Shihab, Ini Aturan yang Ia Langgar

"Misalnya daerah cekungan, karena Jakarta ini banyak juga daerah-daerah cekungan,” kata Juaini, Kamis (12/11/2020).

“Kalau di cekungan kan airnya harus dipompa, tidak bisa mengandalkan gravitasi."

"Kalau pakai gravitasi kita lihat saja dari jauh, lama-lama air surut sendiri."

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri, Polisi Masih Tunggu BPK Hitung Kerugian Negara

"Tetapi kalau daerah cekungan mungkin bisa lebih dari enam jam,” beber Juaini.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved