Breaking News:

Penanganan banjir

Upaya Penanggulangan Banjir dan Genangan di Ibu Kota, Bangun Kolam Retensi hingga Waduk

saluran sepanjang 400 meter itu sudah dikerjakan sejak bulan Oktober 2020 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2020.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar bersama jajaran meninjau pembangunan Waduk Wira Jasa, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur yang telah mencapai 60 persen. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota d(Pemkot) Jakarta Utara terus melakukan upaya-upaya dalam rangka penanggulangan banjir dan genangan. Berkaitan dengan hal itu Pemkot Jakarta Utara membangun kolam retensi atau long storage di Jalan Babek TNI, RW 10 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cilincing, Cahyo Budi Setiawan mengatakan saluran sepanjang 400 meter itu sudah dikerjakan sejak bulan Oktober 2020 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2020.

Pembangunan kolam retensi tersebut fungsinya sebagai transit air dari RW 04 dan RW 10 Rorotan sebelum air tersebut mengalir ke saluran penghubung (phb) di depan lahan tidak terpakai di RW 10 Kelurahan Rorotan.

Baca juga: BEM Nusantara Ingin Bertemu Presiden Jokowi Beri Pandangan Mahasiswa Soal Omnibus Law

Baca juga: Banjir Hadiah di PUBG MOBILE Player Festival 11.11, Mulai dari iPad Hingga Beragam In-Game Reward

Setelah air masuk ke dalam long storage, nantinya akan kembali dialirkan ke saluran penghubung sepanjang 1,3 kilometer di area Perumahan Nusa Kirana, RW 12 dan RW 13 Kelurahan Rorotan.

“Kemudian disalurkan ke Kali Blencong sebelum akhirnya dibuang ke laut,” sambungnya. Adapun dari pengerjaan kolam retensi yang memiliki kedalaman enam meter tersebut, Cahyo mengatakan akan dibuat pada sebuah lahan depan Komplek TNI Babek RW 10 Kelurahan Rorotan.

Sementara, upaya serupa juga dilakukan Pemkot Jakarta Timur dalam penganangan banjir. Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar, mengatakan, pembangunan Waduk Wira Jasa, di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur telah mencapai 60 persen dan ditargetkan rampung pada akhir bulan Desember 2020.

“Progres pembangunan di Waduk Wirajasa telah mencapai lebih dari setengahnya. Saat ini progres pembangunan Waduk Wira Jasa Cipinang Melayu telah mencapai 60 persen,” ujar Anwar, Rabu (11/11/2020). Anwar mengatakan Waduk Wirajasa dapat berfungsi mengendalikan banjir di wilayah Cipinang Melayu.

Baca juga: Adara Relief Internasional Minta Pemerintah Indonesia Terus Komitmen Tolak Penjajahan Palestina

Baca juga: Jasa Marga Bakal Berlakukan Tarif Terintegrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Layang

Kendati pembangunannya masih berlangsung, keberadaan Waduk Wirajasa bisa meminimalisir genangan. Terbukti tiga RW di Cipinang Melayu saat Sunter Hulu posisi siaga 2, tidak banjir lagi.

“Setelah adanya waduk ini, walaupun baru 60 persen, RW 06, RW 07 dan RW 08 yang biasanya terjadi banjir sekarang sudah tidak terjadi banjir lagi,” ujar Anwar. Selain itu setelah rampung Waduk Wirajasa akan disempurnakan menjadi salah satu destinasi wisata di Jakarta Timur. Area sekitar waduk akan ditata agar lebih indah, asri dan nyaman saat dikunjungi warga.

“Setidaknya di sekeliling waduk akan ditanami tanaman khas Betawi yang belakangannya mulai langka, seperti Kecapi, Jamblang, Rambutan, Dukuh Condet dan sebagainya,” ungkapnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Agus Himawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved