Jumat, 24 April 2026

Liga 1

Demi Helat Kompetisi, PT LIB Agendakan Audiensi dengan Pihak Kepolisian

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Tanah Air terus bekerja untuk bisa menghelat kompetisi pada Februari 2021.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
bolasport.com
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita 

PSSI telah menetapkan bahwa kompetisi rencananya akan digelar pada Februari 2021.

Februari menjadi waktu yang tepat mengingat November, Desember,  dan Januari 2021 telah dilihat tak memungkinkan untuk kepolisian mengeluarkan izin keramaian.

Oleh karena itu, demi mendapatkan kepastian, PT LIB kembali mengagendakan audiensi dengan pihak kepolisian guna mengeluarkan izin pada Februari mendatang.

“Liga ini kan sulit dijawab, karena kepastian ini bukan dari kami, tetapi dari kepolisian. Kami lakukan pendekatan lagi ke otoritas keamanan. Kami sudah membuat draf surat, besok dikirim ke kepolisian,” kata Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, saat ditemui di Kantor PT LIB, Sudirman, Jakarta, Selasa (11/11/2020) malam.

“Ada beberapa, tidak hanya ke polisi. Tetapi, kami mau audiensi lagi dan cerita perkembangan liga mau jalan Februari,” ujar Lukita.

PT LIB tidak hanya mengurusi soal perizinan dengan kepolisian.

Lukita menerangkan bahwa pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan para sponsor yang juga terdampak dengan adanya penundaan kompetisi ini.

“Jadi, kami harus pendekatan lagi ke semua sektor, termasuk ke sponsor juga berkomunikasi. Minggu ini atau pekan depan akan ada addendum lagi. Ini kerja berat seperti memulai bisnis dari nol lagi,” terang Lukita.

Seperti diketahui, dalam surat PT LIB yang telah disebar ke klub-klub Liga 1 telah dijelaskan poin-poin terkait penyampain status kompetisi Liga 1 tahun depan.

Komunikasi dengan pihak Kepolisian untuk dapat surat izin penyelenggaraan pada tahun depan jadi salah satunya.

Selain itu, jika telah mendapatkan izin, kompetisi akan dihelat pada Februari-Juli 2021 dan PT LIB menjanjikan bakal memberi subsidi Rp 800 juta per bulan saat kompetisi berjalan.

Sementara bulan Oktober hingga Januari 2021, klub-klub tetap diberikan subsidi sebesar 25% dari kontribusi Rp 800 juta per bulannya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved