Breaking News:

Berantas Mafia Tanah, Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Sengketa Tanah Cakung

Kementerian ATR/BPN akan memberantas mafia tanah yang kerap membuat kegaduhan dengan memutarbalikkan fakta.

Istimewa
webinar yang diselenggarakan Cokro TV bertema 'Bisakah Reformasi Agraria Berantas Mafia Tanah?' pada Jumat (7/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menegaskan untuk membantas mafia tanah.

Hal itu ditegaskan oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil bahwa pihaknya akan memberantas mafia tanah yang kerap membuat kegaduhan dengan memutarbalikkan fakta.

Seperti halnya Kementerian ATR/BPN yang menggelar rapat koordinasi dengan berbagai instansi pemerintah membahas dugaan oknum pejabat nakal terkait sengketa tanah di Cakung, Jakarta Timur.

Rapat digelar di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Harga Tiketnya hanya Rp 80.000, Penumpang ini Kaget Bayar Makan dan Minum di Kereta Api Rp 45.000

Baca juga: Di Tengah Video Syur, Kini Viral Video Gading Marten Mantan Suami Gisel: Sabar Sama Ikhlas Beda lho

Baca juga: Video Syur Mirip Dirinya Beredar di Medsos. ini Pengakuan Gisel

Rapat tersebut dilaksanakan tertutup untuk menindaklanjuti adanya laporan pengaduan oknum kepala kantor wilayah BPN DKI dan oknum kepala kantor Pertanahan kota administrasi Jakarta Timur.

Dimana telah diketahui telah resmi dikenakan sanksi tegas.

Rapat yang terbagi di dalam beberapa klaster tersebut diduga juga membahas permasalahan surat keputusan BPN terkait pembatalan sertifikat salah satu tanah di kawasan Cakung.

Dari salah satu gambar surat undangan yang tersebar luas di dunia maya tersebut juga disebut untuk mempercepat penyelesaian sengketa tanah yang salah satu pihaknya diduga melibatkan buzzer.

Saat dikonfirmasi mengenai hasil rapat tersebut, seluruh pejabat yang ada enggan memberikan keterangan dan langsung berlalu meninggalkan awak media.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Kementerian ATR BPN, Rizky juga tidak mau memberikan keterangan lebih lanjut perihal hasil pertemuan.

"Pak Menteri tidak hadir di dalam pertemuan tersebut," Singkat Rizky.

Halaman
12
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved