Breaking News:

Menteri Pertanian: Petani adalah Pejuang Pangan, Pahlawan Ekonomi Bangsa

Mentan Syahrul Yasin Limpo secara khusus memberi apresiasi pada semua petani karena selama ini menjadi bagian penting dalam penyediaan pangan nasional

Tribunnews.com
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan panen raya dan tanam padi di Desa Tempuran Kecamatan Trimurjo Kabupaten lampung Tengah, Selasa, 6 Oktober 2020 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak semua pihak agar semakin menghargai kontribusi dari para petani dalam menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo secara khusus memberi apresiasi pada semua petani karena selama ini menjadi bagian penting dalam penyediaan pangan nasional. 

Baca juga: Harga Tiketnya hanya Rp 80.000, Penumpang ini Kaget Bayar Makan dan Minum di Kereta Api Rp 45.000

Baca juga: Di Tengah Video Syur, Kini Viral Video Gading Marten Mantan Suami Gisel: Sabar Sama Ikhlas Beda lho

Baca juga: Video Syur Mirip Dirinya Beredar di Medsos. ini Pengakuan Gisel

Menurut Syahrul, momen yang kali ini bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November 2020, petani juga harus dipandang sebagai pejuang pangan.

"Hari pahlawan ini berarti juga hari para petani. Sebab mereka menjadi bagian-bagian yang harus kita apresiasi sebagai pejuang dan pahlawan saat ini," ujar Syahrul, melalui keterangan tertulis, Selasa (10/11/2020).

Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan telah menyadarkan masyarakat dunia bahwa sebuah negera bisa menjadi kuat dan besar karena tersedianya pangan dengan sangat baik. 

“Berarti disitu lah kontribusi para petani sebagai pejuang dan pahlawan. Tanpa ada makanan, kesehatan terganggu, tanpa makanan, pandemi juga jauh lebih berbahaya," katanya.

Semangat kebersamaan serta kegotongroyongan para petani dengan semua stakeholder termasuk jajaran Kementerian bagian penting dari strategi paling utama memajukan kesejahteraan petani. 

Baca juga: Gugat Hasil Pemilu AS, Donald Trump Galang Dana Rp 852,6 Miliar

Baca juga: Dijadwalkan Tiba 10 November,Ribuan Anggota FPI dari Aceh akan Jemput Habib Rizieq di Bandara Soetta

Baca juga: Akhirnya Joe Biden Menang Pilpres AS, Berikut Hasil Votingnya

Keberadaan negara harus bisa melakukan sosial engineering dalam menyemangati para petani supaya terus berprestasi bekerja dan semangat melakukan tugasnya.

"Tantangan pasti ada kedepannya dan kita harus menjadikan tantangan ini menjadi bagian yang harus di solusikan bersama," tegasnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved