Breaking News:

Pilkada Depok

Ketua GP Ansor Depok Sebut Banser NU Akan Cari Oknum Relawan yang Gunakan Lambang NU Saat Kampanye

Kader NU Depok dilarang keras memberikan dukungannya untuk pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono.

Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Senior Banser DKI Jakarta, H Mansyur Kelana (Hamka) memberikan pentungan bambu dan sejumlah atribut Banser ke Ketua GP Ansor Kota Depok, Abdul Kodir. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok sudah memastikan mendukung pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia di Pilkada Depok 2020.

Sebab itu, kader NU Kota Depok harus mengikuti keputusan tersebut. Kader NU Depok dilarang keras memberikan dukungannya untuk pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono.

Ternyata di lapangan diketahui ada oknum relawan Idris-Imam yang melakukan sosialisasi dengan mengenakan peci berlambang NU.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok, Abdul Kodir, angkat bicara.

Baca juga: Mimpi Seniman dan Budayawan Kota Depok Adanya Wisata Sejarah untuk Edukasi Milenial Depok

Dia menyayangkan sikap oknum relawan Idris yang melakukan sosialisasi menggunakan logo NU.

“Saya pastikan itu bukan kader NU. Kalau kader NU pasti menjaga lambang organisasi. Kami sangat menyayangkan sosialisasi dengan cara tidak sehat dan menjual logo NU. Ini sama saja memecah belah NU,” kata Abdul Kodir kepada wartawan, Senin (9/11/2020).

Ketua Banser Kota Depok itu lebih lanjut mengingatkan agar Sahabat Idris tidak menggunakan logo NU untuk kampanye paslon 02.

Sebab dia, sikap NU Depok sudah jelas yakni mendukung Pradi Supriatna dan Afifah Alia, paslon nomor urut 1 untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

“Saya tegaskan bahwa NU mendukung Pradi-Afifah. Banser akan mencari pelaku yang menggunakan logo NU untuk kepentingan paslon lain,” tuturya.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved