Berita Jakarta
Ade Fitrie Kirana : Remaja Perempuan Rentan Pelecehan dan Kekerasan
Anak mengungkapkan perempuan rentan terhadap pelecehan dan kekerasan, bahkan ketika remaja itu masih berstatus berpacaran.
Penulis: MNur Ichsan Arief | Editor: MNur Ichsan Arief
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ade Fitrie Kirana, selebriti yang juga merupakan Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak mengungkapkan perempuan rentan terhadap pelecehan dan kekerasan, bahkan ketika remaja itu masih berstatus berpacaran.
Penyataan ini disampaikan Ade Fitrie Kirana saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema, Stop Kekerasan Seksual Dalam Pacaran yang diselenggarakan secara daring oleh organsasi Perempuan Cisadane.
"Ini terjadi karena mereka belum paham bentuk kekerasan baik fisik maupun non-fisik, sehingga kerap menjadi korban pacar mereka dengan dalih aku melakukannya karena sayang sama kamu”, kata Ade Fitrie Kirana, dalam keterangannya, Minggu (8/11/2020) di Jakarta.
Ade menambahkan bahwa mereka salah mengartikan maksud dan pemahanman dari rasa kasih sayang, bila hal ini terus dibiarkan justru akan menjadi sangat berbahaya.
Antara laki-laki dan perempuan itu sama, ini jarang dipahami oleh banyak pihak, sehingga memunculkan sikap superior pada laki-laki, rasa kepemilikan yang tinggi atas diri perempuan sehingga banyak kasus kekerasan dalam pacaran disebabkan oleh hal ini.
"Remaja putri jangan percaya, bahwa untuk membuktikan cinta, maka berciuman adalah cara ungkapan yang paling indah dan berhubungan seks dengan pacar merupakan bukti cinta kasih terhadap pasangan atau seks dapat membuat hubungan pacaran menjadi lebih intim. Itu adalah mitos", tegas Ade Fitrie Kirana.
Untuk menghindari hal tersebut, perlu ditanamkan pemahaman bahwa antara laki-laki dan perempuan mempunyai peran yang sama, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah sehingga muncul penghargaan yang sama terhadap pasangan.
Ade mengutip data dari Komnas Perempuan yang dipublikasikan 6 Maret 2020, yang mencatat sebanyak 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan di seluruh Indonesia. Angka tersebut, merupakan dari laporan masyarakat dan masih ada yang enggan melaporkan tindak kekerasan perempuan.
Komnas Perempuan juga mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu 12 tahun, kekerasan terhadap perempuan meningkat sebanyak 792 persen, artinya kekerasan terhadap perempuan di Indonesia selama 12 tahun meningkat hampir delapan kali lipat.
Ade Fitrie Kirana, memberikan tips kepada remaja perempuan saat pacaran agar terhindar dari pelecehan seksual yakni membuat kesepakatan mengenai prinsip dan model pacaran bersama pasangan,
Serta saling mengingatkan kebaikan saat pacaran perlu dibicarakan bersama pasangan, hindari kontak bagian tubuh sensitif atau daerah erogen seperti bibir, wilayah payudara, pinggang, bokong, bagian dalam paha dan daerah kelamin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ade-fitrie-kirana-dan-perempuan.jpg)