Breaking News:

Kriminalitas

Spesialis Perampas Sepeda Motor Ojek Pangkalan di Jaksel dan Jaktim Dibekuk di Pulogadung

Menurut Yusri, modus yang dilakukan R saat beraksi dengan mencari tukang ojek yang sedang mangkal.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam konpers ungkap kasus curas, curat dan ranmor di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI--Aparat Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk R (44) alias Agus, pelaku perampasan sepeda motor spesialis milik ojek pangkalan.

R dibekuk dari kediamannya di Pulogadung, Jakarta Timur, awal November 2020 ini.

Diketahui R sudah 5 kali beraksi menyasar tukang ojek pangkalan di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Baca juga: Tahu Istrinya Jadi Korban Begal Payudara, Suami Cari dan Kejar Pelaku Sampai Tertangkap

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan selain membekuk R, petugas juga membekuk YS (25) alias Yudi, selaku pelaku penadahan sepeda motor hasil rampasan R.

"Jadi selama 5 kali beraksi, R melempar motor curiannya ke YS yang menjualkan motor curian itu," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/11/2020).

Menurut Yusri, modus yang dilakukan R saat beraksi dengan mencari tukang ojek yang sedang mangkal.

Baca juga: Komplotan Curanmor di Duren Sawit Jakarta Timur Incar Kendaraan yang Parkir di Lokasi Sepi

"Seperti aksi terakhirnya menyasar korban, yakni tukang ojek yang mangkal di Stasiun KA Tebet, Jakarta Selatan," kata Yusri.

Pelaku katanya menawarkan pekerjaan kepada tukang ojek dan minta di antarkan ke alamat tempat penyedia pekerjaan di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

"Dalam perjalanan pelaku melakukan aksinya dengan menyuruh korban untuk memberhentikan motornya, dengan alasan sudah sampai di alamat yang dituju," kata Yusri

Baca juga: Aksinya Diketahui Korban, Pelaku Curanmor di Koja Jakarta Utara Tertangkap setelah Dikepung Warga

Pada saat korban memberhentikan motornya, menurut Yusri, pelaku langsung melakukan aksinya dengan mendorong korban dari sepeda motor.

"Dan pelaku langsung merampas motor korban," papar Yusri.

Dari tangan pelaku kata Yusri, disita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor, 2 unit handphone, 1 dompet dan 2 tas samping warna hitam.

Baca juga: Beredar Surat Penerimaan PJLP yang Wajibkan Calon Pelamar Baca Quran dan Salat, Dinsos DKI: Hoaks

"Tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun dan penadahnya dikenakan Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun," kata Yusri.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved