Breaking News:

Berita Jakarta

Ratusan UMKM di Kuningan Barat Ikut Pelatihan Pemasaran Digital

kegiatan yang dilakukan pada rangkaian program tersebut, yaitu Pelatihan dan Workshop Management UMKM, Pelatihan dan Workshop Media Bisnis Digital

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Ratusan UMKM di Kuningan Barat Mengikuti Pelatihan 

WARTAKOTALIVE.COM, MAMPANGPRAPATAN- Sebanyak 117 pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) di lingkungan Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2020) mengikuti pelatihan dan workshop manajemen.

Kegiatan ini adalah bentuk tanggungjawab sosial perusahaan, BUMN  PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Empat kegiatan yang dilakukan pada rangkaian program tersebut, yaitu Pelatihan dan Workshop Management UMKM, Pelatihan dan Workshop Media Bisnis Digital, Kemitraan UMKM dan Brand existing melalui pola Banch Marking, dan Pembinaan dan Pendampingan Berkelanjutan.

Seperti dikutip dari Zoom Meeting Kegiatan tersebut, pelaku UMKM berasal dari berbagai jenis usaha, yaitu pengusaha makanan dan minuman, pengusaha jasa laundry, kurir, pedagang kelontong, maupun pemuda usia produktif yang belum/tidak bekerja.

 Kepala Satuan Pelaksana KPKP Mampang Prapatan Ferry Sukasmy dalam acara tersebut mengapresiasi langkah PT PII dan Universitas Moestopo ini. 

Menurutnya, UMKM di Mampangprapatan memang kekurangan pengetahuan untuk pemasaran. "Kalau produk sudah bagus-bagus, permodalan juga sudah nggak ada masalah, karena ada koperasi yang bisa diandalkan, namun untuk pemasaran online ini memang yang butuh digenjot lagi," ujarnya.

Ferry mengatakan, Kelurahan Kuningan Barat memiliki lima kelompok tani di lima RW, dengan jumlah anggota sekitar 10 sampai 30 orang per kelompok dan sudah punya produk sendiri.

Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibilty yang dilaksanakan PT PII sebagai Specal Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pelaku UMKM menghadapi era bisnis model baru.

Baca juga: Lurah dan Mantan Plt Lurah di Tangsel Dipenjara karena Pemalsuan Kepemilikan dan Penjualan Tanah

Baca juga: Vanessa Angel Bakal Divonis Hakim Kasus Psikotropika di PN Jakarta Barat Hari Ini

 “Sebagaimana diketahui situasi sekarang ini mengubah pola interaksi warga karena mengharuskan dilakukannya social distancing. Karena itulah, UMKM, yang merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat di sektor riil terutama di era new normal, harus mulai beradaptasi dengan teknologi dengan melangkah ke model bisnis baru berbasis digital untuk bisa tetap bertahan dalam persaingan”, jelas Sutopo.

Sedangkan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Prasetya Yoga Santoso mengatakan di masa pandemi saat ini, dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat cukup berat. Melambatnya roda ekonomi, menurunnya daya beli, hingga meningkatnya angka pengangguran di Indonesia.

Baca juga: VIDEO Pemkot Tangerang Bagikan Ratusan Tanaman Pokchoi dan Cabe ke Warga Buaran Indah

 "Situasi ini mengubah seluruh perilaku masyarakat, business model pun berubah. Disatu sisi Pemerintah berharap UMKM dapat mengambil peran dalam menggerakan ekonomi sektor riil ditengah pandemi ini, sementara di sisi lain, belum banyak UMKM yang menyadari dan memahami tentang perubahan yang terjadi dalam model bisnis. Karena itulah, perlu kerja sama semua pihak untuk mendorong pelaku UMKM untuk mulai mengalihkan bisnisnya kedalam platform digital. Program Corporate Social Responsibilty (CSR) dari korporasi adalah salah satu peluang yang mampu meningkatkan kemampuan UMKM menghadapi era bisnis model baru” jelasnya.

 PT PII dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap media bisnis digital, di samping untuk dapat memberikan kemampuan kepada pelaku UMKM dalam pengelolaan media bisnis digital, sehingga membuka peluang bisnis baru bagi pelaku UMKM dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat usia produktif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved