Minggu, 26 April 2026

Pemilik SSB Tangerang FC Punya Kepuasan Batin Meski Sering Rogoh Kocek Sendiri

Zainal Arifin, pemilik SSB Tangerang FC mengatakan kepuasan batin melihat anak-anak bermain bola dan berlatih sudah cukup untuknya.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Zainal Arifin, pemilik SSB Tangerang FC. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Zainal Arifin, pemilik SSB Tangerang FC mengatakan kepuasan batin melihat anak-anak bermain bola, berlatih sudah cukup untuknya mempertahankan eksistensi SSB ini.

Padahal sering kali dirinya merogoh kocek sendiri untuk membiayai kebutuhan SSBnya.

"Memang di SSB ini ada iuran ya. Tapi bagi yang tidak mampu, saya tetap izinkan bermain. Saya pasti tahu kondisi anak-anak, tak semua bisa membayar iuran. Tapi jangan sampai tidak bisa membayar iuran, anak itu kehilangan tempat bermain bola, saya tidak mau itu terjadi," tuturnya kepada Warta Kota di Lapangan LP.Anak, Kota Tangerang, Rabu (4/11/2020) kemarin.

Baca juga: Pemilik SSB Tangerang FC Zainal Arifin: Puas Rasanya Jika Anak-anak Juara

Sekolah sepak bola Tangerang FC dibentuk pada 10 Mei 2008.

Hampir sama dengan sekolah sepak bola-SSB lainnya. Pada dasarnya SSB Tangerang FC dibentuk bukanlah untuk menjadikannya sebagai bisnis atau mencari keuntungan, tetapi bagaimana menjadi wadah bagi anak-anak dalam mengembangkan bakat sepak bola, atau sekedar untuk berolahraga.

Tak hanya itu, terlambat membayar iuran juga sering terjadi di SSBnya, sehingga tak jarang dirinya merogoh kocek sendiri untuk membayar uang saku pelatih yang berkisar Rp.100 ribu hingga Rp.150 ribu per jadwal latihan.

Untuk mengikuti turnamen saja Zainal mesti koordinasi dulu dengan orang tua, karena orang tua murid lah kunci utama roda ekonomi SSB ini.

Baca juga: Mantan Pemain Timnas Marzuki Badriawan Senang Bisa Bentuk SSB

Ternyata, ada kebanggaan tersendiri bagi pemilik SSB meskipun pemasukan tidak seimbang.

"Puas rasanya jika anak-anak juara. Sedihnya ada hanya saat kalah dan di biaya juga sih, tapi itu tidak masalah, saya tidak menghitung untung atau ruginya," paparnya.

Sebagai pemilik SSB, Zainal pun menyadari akan maraknya bermunculan SSB di Kota Tangerang, namun tak menganggapnya sebagai saingan. Justru dirinya senang karena akan semakin menggeliat sepak bola usia dini, dan tentu memacu anak-anak untuk lebih baik lagi.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved