Breaking News:

Bulu tangkis

VIDEO Kurniahu Gideon Ungkap Teknik Pegang Raket yang Simple dan Sering Digunakan Atlet Profesional

Ayah dari pebulu tangkis putra, Marcus Fernaldi Gideon ini mengatakan cara memegang raket hampir mirip seperti sedang salaman.

Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Kurniahu Gideon saat ditemui di Gideon Badminton Hall 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM.,CIBUBUR - Mantan atlet bulu tangkis Indonesia, Kurniahu Gideon punya cara simpel dalam mengajarkan pemula bermain bulu tangkis.

Ayah dari pebulu tangkis putra, Marcus Fernaldi Gideon ini mengatakan cara memegang raket hampir mirip seperti sedang salaman.

"Ada dua teknik yang kuncinya di jari telunjuk, yaitu forehand dan backhand. Dalam forehand, jari telunjuk menjadi kunci, dimana digeser ke depan, sedangkan dal backhand, ibu jari dan jari telunjuk menjadi kuncinya," buka Kurniahu kepada Warta Kota, sambil memberikan contoh di Gideon Badminton Academy.

Saat melakukan service dengan forehand, tekanan diberikan dari jari telunjuk.

Biasanya gerakan ini dilakukan di permainan tunggal, dimana bola diarahkan ke belakang.

Dalam kategori double, posisi tangan serupa namun digeser sedikit ke atas untuk mempermudah pemain menentukan arahnya bola.

Baca juga: Victory Hall Badminton Jadi Wadah bagi Anak-anak untuk Berprestasi Berbulu Tangkis

Sedangkan untuk service pendek dan panjang, posisi tangan di teknik forehand tetap diutamakan, dimana jika ingin melakukan service pendek, maka posisi tangan digeser lebih ke atas, namun jika service panjang maka tangan digeser sedikit ke belakang.

"Patokan bolanya tidak lebih dari puser agar tidak pelanggaran," tambahnya.

Baca juga: DAFTAR Smash Geledek di Bulu Tangkis Dunia, Atlet Indonesia Tidak Masuk Urutan yang Tercepat

Ada pun kegunaan service pendek menurut Kurniahu adalah untuk menghindari serangan langsung lawan berupa smash.

Hanya dua peluang lawan dalam menghadapi service pendek yakni bermain net atau mengarahkan ke titik pertahanan pemain namun tentu mudah untuk dijangkau.

Baca juga: VIDEO Kurniahu Gideon: Melatih Pebulu Tangkis Lebih Susah Faktor Non Teknis Ketimbang Faktor Teknis

"Kalau service panjang tinggi, biasanya lawan akan melakukan smash. Jika pertahanan tidak kuat maka akan berbahaya," tambahnya.

Lanjutnya, setiap jenis service pun perlu dilatih oleh pemain agar dapat membawa keuntungan bagi pemain itu sendiri. (m21)

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved