Breaking News:

Penganiayaan

Polda Sumbar Sebut Polisi Sangat Serius Tangani Kasus Pengeroyokan 2 Anggota TNI oleh Klub Moge

Kasus pengeroyokan dua personel TNI oleh anggota Moge Harley Owners Group Siliwangi Bandung Chapter (HOG SBC) berbuntut panjang.

Screenshot video
Detik-detik anggota TNI dikeroyok geng motor gede di Bukittinggi, Sabtu (30/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PADANG - Kasus pengeroyokan dua personel TNI oleh anggota Moge Harley Owners Group Siliwangi Bandung Chapter (HOG SBC) berbuntut panjang.

Polisi pun telah mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus pengeroyokan dua personel TNI itu kepada Kejaksaan.

Sebanyak lima orang anggota klub HOG SBC tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan dua personel TNI tersebut..

Baca juga: Letjen Purn Djamari Chaniago Sebut Pengeroyokan Dua Anggota TNI Selesai, Netizen: Tidak Ada Damai

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto (KOMPAS.COM/PERDANA PUTRA)

"SPDP-nya sudah diserahkan kemarin, Senin (2/11/2020) oleh Kapolres Bukittinggi ke Kejaksaan. Malahan didampingi Dandim 0304/Agam juga," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Stefanus mengatakan, polisi sangat serius menangani kasus tersebut.

Apalagi kasus tersebut saat ini sudah menjadi sorotan nasional.

"Kalau ada yang berpikiran polisi tidak serius tangani kasus ini, itu salah. Polisi sangat serius," jelas Stefanus.

Dalam mengungkap kasus tersebut, polisi terbilang bergerak cukup cepat.

Setelah korban melapor, dalam hitungan jam, pada Jumat (30/10/2020) malam polisi menangkap dua oknum anggota klub dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka MS (49 ) dan B (18 ).

Kemudian tersangka bertambah dua orang lagi, yakni HS (48) dan JAD (26).

Halaman
1234
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved