Breaking News:

Omnibus Law

Polisi Belum Ringkus Pembakar Halte Sarinah, Katanya Rekaman Narasi TV Belum Bisa Jadi Dasar Bukti

Ia meminta sebelum media menyampaikan spekulasinya, harus konsultasi lebih dahulu dengan polisi.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
Twitter@NarasiNewsroom
Wajah para pelaku pembakaran Halte Sarinah, Jakarta Pusat, saat demonstrasi rusuh menolak UU Cipta kerja pada 8 Oktober 2020. 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan pembakar halte Transjakarta Sarinah, sesuai foto-foto viral di media sosial, dan terekam dalam video Narasi TV yang juga sempat viral.

Menurut Yusri, seharusnya media tidak bisa langsung menyimpulkan terduga pelaku seperti yang viral di medsos.

"Kita tidak bisa memastikan, tunggu proses penyidikan."

Baca juga: Jusuf Kalla Prediksi Pandemi Covid-19 Indonesia Baru Berakhir pada 2022 karena Alasan Ini

"Mereka (Narasi TV) punya rekamannya tapi belum bisa dijadikan dasar bukti," kata Yusri, Senin (2/11/2020).

Ia meminta sebelum media menyampaikan spekulasinya, harus konsultasi lebih dahulu dengan polisi.

Artinya, tidak dengan melakukan penyelidikan versi sendiri, sehingga memicu polemik di masyarakat.

Baca juga: ICW Minta Tim Novel Baswedan Dilibatkan Cari Harun Masiku, Begini Tanggapan KPK

"Kita harap bisa melapor ke kita (polisi) dan bersedia menyerahkan barang buktinya untuk dianalisa. Tapi ini kan tidak," ujarnya.

Yusri menanggapi opini masyarakat bahwa ada ketidakcocokan wajah terduga pelaku dengan yang sudah tertangkap.

"Itu kan karena foto-foto itu muncul jadi masyarakat menilai itu pelakunya," tuturnya.

Baca juga: KPK Benarkan Salah Satu Mobil Hiendra Soenjoto yang Disita Berpelat RFO, Bakal Didalami Penyidik

Polisi, lanjut Yusri, akan terbuka dengan hasil investigasi versi Narasi TV, dan akan menjadikannya sebagai bahan analisis penyelidikan lebih lanjut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved