Breaking News:

Kabar Artis

Pengendara Moge Aniaya Anggota TNI, Andre Taulany: Kalau Belum Bisa Nahan Sabar Jangan Naik Moge Bro

Jika tidak bisa menahan kesabaran di jalan raya ketika berkendara dengan moge, Andre Taulany menyarankan supaya tidak berada di jalanan.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Andre Taulany setelah menemui Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siraq di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019). Andre Taulany menyampaikan pesan ke para pengendara moge yang dicap sering ugal-ugalan saat berkendara di jalan raya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Andre Taulany ikut mengomentari terjadinya dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan para pengendara motor gede (mode) di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Menurut Andre Taulany, siapapun yang mengendarai moge tidak boleh arogan.

Jika tidak bisa menahan kesabaran di jalan raya ketika berkendara dengan moge, Andre Taulany menyarankan supaya tidak berada di jalanan.

"Kalau belum bisa nahan sabar di jalan, jangan naik moge broo," tulis Andre Taulany di akun Instagram @andreastaulany, Senin (2/11/2020) siang.

Saat itu Andre Taulany juga mengunggah foto dirinya sedang mengendarai moge miliknya.

"Kalau belum bisa berbagi jalan, jangan naik moge broo. Kalau masih merasa hebat di jalan, jangan naik moge broo," tulis Andre Taulany lagi.

Baca juga: Andre Taulany Tak Terpancing Pertanyaan Mengapa Tak Pernah Goda Cewek Lain, Gue Bukan Tipe Penggoda

Baca juga: Candaan Andre Taulany yang Membuat Aziz Gagap Sakit Hati hingga Kini

Andre Taulany menyatakan, pengendara moge harus bisa sabar, berbagi jalan hingga bersikap rendah hati di jalanan.

"Belajar sabar dulu, belajar berbagi dulu, belajar rendah hati dulu," pesan Andre Taulany.

Sebelumnya ramai diberitakan, anggota klub moge Harley Davidson diduga melakukan pengeroyokan terhadap dua prajurit TNI Kodim 0304/Agam, yakni Serda M Yusuf dan Serda Mustari.

Detik-detik pengeroyokan di Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat (30/10/2020).
Detik-detik pengeroyokan di Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat (30/10/2020). (HANDOVER)

Pelaku penganiayaan itu diketahui sebagai anggota klub motor gede Harley Davidson Owner Group Siliwangi, Bandung.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan DR Hamka, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 17. 30 WIB.

Dugaan pengeroyokan itu bermula ketika dua prajurit TNI tersebut sedang berboncengan mengendarai sepeda motor melalui Jalan DR Hamka, Kota Bukittinggi.

Baca juga: Personel TNI Dikeroyok Anggota Klub Moge Siliwangi Bandung, Ini Penjelasan Resmi Puspomad

Baca juga: Tersangka Rombongan Moge yang Keroyok Anggota TNI Jadi 4 Orang, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Bersamaan itu, ada rombongan pengendara moge yang terlepas dan berusaha menyusul rombongan inti. Mereka terburu-buru mengejar rombongan inti.

Saat rombongan moge mendahului Serda Yusuf dan Serda Mustari, rombongan moge ini memberi kesan kurang sopan karena bermain gas di luar batas wajar.

Akibatnya, kedua prajurit TNI yang sedang berboncengan menepi sampai ke luar jalan atau berada di bahu jalan.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved