Buronan KPK

KPK Benarkan Salah Satu Mobil Hiendra Soenjoto yang Disita Berpelat RFO, Bakal Didalami Penyidik

KPK, kata Ali, telah mengamankan dua unit kendaraan yang diduga digunakan Hiendra selama dalam pelarian.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Hiendra Soejoto mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (29/10/2020). KPK menahan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal itu, setelah buron sejak 11 Februari 2020, terkait dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016 yang melibatkan mantan Sekretaris MA Nurhadi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menelusuri jejak mobil pelat RFO, yang diduga digunakan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto saat buron.

Hiendra merupakan penyuap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di MA tahun 2011-2016.

"Setiap informasi yang ada, penyidik pasti akan mendalaminya."

Baca juga: Masih Ada Perawat yang Tangani Covid-19 Kerja 8 Jam per Sif, Pemerintah Diminta Ketatkan Waktu Tugas

"Termasuk terkait soal biaya hidup, alat transportasi, dan fasilitas lain yang digunakan untuk berpindah tempat selama tersangka HS menjadi DPO KPK," ujar Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri lewat keterangan tertulis, Minggu (1/11/2020).

KPK, kata Ali, telah mengamankan dua unit kendaraan yang diduga digunakan Hiendra selama dalam pelarian.

Ia pun membenarkan salah satu kendaraan tersebut menggunakan pelat nomor berakhiran RFO, sebagaimana diungkap Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

Baca juga: Dugaan Aparat Terlibat Pembunuhan Pendeta di Papua Simpang Siur, Komisi I Bakal Tanya Panglima TNI

Sebelumnya, KPK menangkap Hiendra Soenjoto, penyuap eks Sekretaris MA Nurhadi, setelah buron selama delapan bulan.

Selama buron, HS disebut menggunakan mobil dengan pelat 'RFO'.

Informasi soal pelat nomor yang digunakan HS itu didapat oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman sejak sebulan lalu.

Baca juga: KRONOLOGI KPK Bekuk Hiendra Soenjoto di BSD, Dua Mobil yang Dipakai Saat Buron Ikut Disita

"Jadi saya menerima informasi itu sebenernya sudah 1 bulan yang lalu, berkaitan dengan dugaan HS mengendarai pelat nomor dengan belakangnya RFO."

"Dan itu saya rangkai dari 2 informasi terkait dengan Tin Zuraida (istri Nurhadi) pernah menjadi staf ahli di KemenpanRB."

"Dan juga kemudian ada mantan pejabat tinggi sekelas menteri di zaman presiden sebelumnya itu memberi informasi, bahwa HS itu dekat dengan seorang penegak hukum," ujar Boyamin ketika dihubungi Tribunnews, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: 54 Daerah Ini Tak Beranjak dari Zona Oranye Selama 10 Minggu, Satgas Covid-19 Minta Segera Berbenah

Jadi informasi berkaitan dengan keberadaan HS memakai kendaraan dengan pelat 'RFO' itu ada indikasi.

Namun, Boyamin menduga pelat itu agak bodong karena sudah habis masa berlakunya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved