Libur Panjang

Gubernur Anies Baswedan Instruksikan Gugus RW Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pascalibur Panjang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan gugus tugas RW di Ibu Kota untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur panjang.

Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di DPRD DKI Jakarta pada Senin (2/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan gugus tugas RW di Ibu Kota untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur panjang akhir Oktober 2020.

Perangkat RW diminta mendata warganya yang baru saja liburan ke luar kota saat libur lima hari sejak Rabu (28/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020).

“Kami sudah minta gugus tugas RW dan RT untuk mengabarkan kepada warga yang habis bepergian atau liburan. Terutama yang mengalami gejala (Covid-19), segera ke puskesmas untuk dilakukan observasi,” kata Anies di Balai Kota DKI pada Senin (2/11/2020).

Video: Anies Keluarkan Kebijakan Kenaikan UMP Asimetris

Anies mengatakan, nantinya petugas puskesmas akan melakukan pengetesan PCR terhadap orang yang mengalami gejala demam, batuk dan flu.

Tujuannya untuk mendeteksi lebih awal kemungkinan mereka terpapar virus Covid-19.

Baca juga: Soroti Kebijakan Asimetris UMP 2021 Anies Baswedan, Fraksi PDIP DKI: Jangan Per Klaster Begitu

Baca juga: Anies Terapkan Asimetris UMP 2021, Sekretaris Gerindra DPRD DKI Titip Enam Pesan

“Karena kami tahu ketika terjadi liburan panjang bulan Agustus 2020 lalu, terjadi lonjakan klaster keluarga,” ujar Anies.

Kemudian, kata Anies, pemerintah daerah juga telah menyiapkan kapasitas ruang ICU dan ruang rawat inap untuk Covid-19 sekitar 55-60 persen.

Tujuannya untuk mengantisipasi bila terjadi lonjakan kasus usai libur panjang.

“Untuk ICU 60 persen dan ruang rawat inap 55 persen itu per hari Sabtu (31/10/2020),” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Anies mengaku juga khawatir dengan orang tanpa gejala (OTG).

Baca juga: Anies Keluarkan Tiga Terobosan untuk UMKM Demi Jakarta Berkeadilan di Dunia Usaha

Meski tidak berdampak terhadap kesehatannya, namun virus itu bisa saja menularkan kepada orang lain terutama yang memiliki komorbid atau lanjut usia di atas 60 tahun.

“Itulah kekhawatiran kami, makanya pakai masker biar tidak menularkan kepada orang lain. Pakai masker melindung orang lain, saya sering sampaikan cara menghormati lawan bicara ya pakai masker,” jelas Anies.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengingatkan warganya untuk tetap berada di rumah saat libur panjang dari Rabu (28/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved