Breaking News:

Berita Jakarta

Anies Baswedan : Pandemi Covid-19 Picu Pertumbuhan Ekonomi Perusahaan Tidak Seragam

Anies Baswedan : Pandemi Covid-19 Picu Pertumbuhan Ekonomi Perusahaan Tidak Seragam. Berikut Alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di DPRD DKI Jakarta pada Senin (2/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar bagi dunia usaha.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menyebut, dunia usaha menghadapi kontraksi yang signifikan selama Covid-19, ditambah berkurangnya mobilitas penduduk ke Jakarta sebagai kota bisnis pelayanan.

“Namun di sisi lain pandemi ini juga membuat beberapa sektor mengalami tumbuh lebih pesat atau lebih cepat. Jadi efek dari pandemi ini tidak seragam,” kata Anies di DPRD DKI Jakarta pada Senin (2/11/2020).

“Ada yang mengalami penurunan yang jumlahnya amat besar, tapi ada juga yang stabil dan bahkan berkembang lebih cepat,” lanjut Anies.

Anies lalu mencontohkan industri yang berkembang lebih cepat yaitu pembuatan masker.

Selama pandemi Covid-19 masyarakat diwajibkan memakai masker, sehingga membuat produsen memaksimalkan produksinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Hore, Anies Baswedan Akhirnya Naikan UMP DKI Jakarta Tahun 2021 Sebesar Rp 4,4 juta

“Ini contohnya kita semua memakai masker sekarang, jadi kalau produsen masker tumbuh besar bahkan produksinya meningkat,” ujar Anies.

Namun di sisi lain, kata dia, untuk bidang lainnya seperti jasa hotel mendadak sepi penghuni. Karena itu, dalam mengambil kebijakan upah minimum provinsi (UMP) 2021, DKI Jakarta mengeluarkan keputusan asimetris.

Dengan kebijakan tersebut, perusahaan yang bertumbuh pesat di saat pandemi akan mengalami kenaikan UMP 2021 sebesar 3,27 persen menjadi Rp 4.416.186,548.

Baca juga: Revitalisasi Gedung Juang 45 Tambun Rampung Akhir Tahun, Begini Penampakan dan Fasilitas Terbarunya

Sedangkan perusahaan yang terdapkan secara ekonomi, nilai UMP 2021 sama dengan 2020 sebesar Rp 4.276.349.

“Untuk kriteria persyaratannya disusun melalui Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta,” jelas Anies. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved