Breaking News:

Paris Saint Germany

Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi Dibebaskan Pengadilan Korupsi Swiss

Al-Khelaifi didakwa dalam kasus yang berkaitan dengan alokasi hak siar televisi beIN Media Group untuk Piala Dunia 2026 dan 2030.

Penulis: Umar Widodo | Editor: Umar Widodo
skysports.com
Presiden Klub PSG, Nasser Al Khelaifi merasa senang dan bersyukur terbebas dari kasus korupsi hak siar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden klub Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi senang karena "namanya telah bersih" setelah dibebaskan oleh pengadilan Swiss dalam kasus suap kepada Sekjen FIFA terkait hak siar.

Al-Khelaifi didakwa dalam kasus yang berkaitan dengan alokasi hak siar televisi beIN Media Group untuk Piala Dunia 2026 dan 2030.

Kasus tersebut juga melibatkan mantan Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke, yang dinyatakan bersalah karena memalsukan dokumen yang berkaitan dengan hak media yang terpisah dan diberi hukuman penangguhan penjara selama 120 hari.

Mantan Sekjen FIFA, Jerome Valcke di hukum karena kasus korupsi hak siar Piala Dunia
Mantan Sekjen FIFA, Jerome Valcke di hukum karena kasus korupsi hak siar Piala Dunia (Fifa.com)

Atas keluarnya keputusan dari pengadilan korupsi di Swiss itu, CEO beIN Media Group Al-Khelaifi yang juga merupakan bagian dari komite eksekutif UEFA merasa bersyukur.

"Keputusan hari ini adalah pembenaran total," katanya.

"Setelah kampanye empat tahun tanpa henti melawan saya yang mengabaikan fakta dasar dan hukum di setiap kesempatan, saya akhirnya dan sepenuhnya telah membersihkan nama saya."

"Ini memulihkan keyakinan saya pada supremasi hukum dan dalam proses yang semestinya, setelah empat tahun tuduhan tak berdasar, tuduhan fiktif, dan noda terus-menerus atas reputasi saya - yang semuanya telah terbukti sepenuhnya dan tidak berdasar."

"Sekarang saya dapat mencurahkan semua energi saya untuk berbagai peran saya, yang semuanya berfokus pada membangun masa depan yang positif untuk olahraga dunia - pada saat industri paling membutuhkan kepemimpinan yang kuat," tambahnya.

Nasser Al Khelaifi bersama pemain bintang PSG asal Brasil Neymar Jr
Nasser Al Khelaifi bersama pemain bintang PSG asal Brasil Neymar Jr (psg.fr)

Kasus ini berawal ketika Kantor Jaksa Agung Swiss (OAG) menuding CEO beIN Media, Nasser al-Khelaifi melakukan suap, pada bulan Oktober tahun 2017 lalu

Al-Khelaifi yang juga pemilik klub sepak bola Paris Saint-Germain (PSG) itu diduga menyuap mantan Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved