Berita Jakarta

Tukang Ojek Tanjung Priok Dibegal, Sebelum Tewas Sempat Antar dan Cari Penumpang Hingga Salat Subuh

Seorang tukang ojek tewas dibegal di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/10/2020) dini hari.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Panji Baskhara
Antara
Ilustrasi begal di Tanjung Priok 

Seorang warga, Randika (26) menceritakan, dirinya mengetahui ada peristiwa itu saat mendengar keramaian dan kerumuman warga di sekitar lokasi kejadian.

“Orang manggil, ada yang ngumpul manggil-manggil ada korban begal,” kata Randika, Jumat (30/10/2020).

Ketika itu dirinya melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan bersimbah darah.

Menurut Randika juga, korban mengalami luka parah pada beberapa bagian.

“Korban luka di bagian leher belakang,” sambung Randika.

Di sekitar tubuh korban juga tidak ada terlihat benda lain.

Randika menduga korban tewas akibat tindak kejahatan, sehingga barang berharga miliknya dibawa kabur.

“Semuanya kayaknya udah dirampas. Di kantong juga sudah enggak ada apa-apa,” ungkapnya.

Mau ke Rumah Pacar Bareng Kakak, ABG di Tangerang Malah Dibegal

Malang nian nasib yang dialami Serly.

Wanita berusia 15 tahun ini menjadi korban begal di wilayah Tangerang.

Kapolsek Mauk AKP Kresna Aji Pangestu menjelaskan kronologi kejadian ini.

Peristiwa itu terjadi di Perumahan Sasak Permai, Mauk, Kabupaten Tangerangm, akhir pekan lalu.

"Awalnya Serly ini hendak ke rumah pacarnya," ujar Kresna kepada Wartakotalive, Senin (3/8/2020).

Serly bersama kakak perempuannya bernama Rumsuah (21), naik sepeda motor berboncengan.

"Keduanya berangkat dari Kemiri ke Mauk," ucapnya.

Namun ketika di jalan, dua perempuan itu merasa diikuti oleh orang tak dikenal.

Kemudian dua pria menggunakan sepeda motor menyalip kendaraan korban.

"Lalu korban diadang oleh pelaku itu," kata Kresna.

Pelaku menodongkan senjata jenis golok kepada dua wanita ini.

Mereka meminta agar korban menyerahkan sepeda motor dan barang berharga lainnya.

"Handphone dan motor korban dirampas oleh tersangka," ungkapnya.

Korban pun langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Aparat Polsek Mauk langsung memburu pelaku.

"Mendapatkan informasi itu kami langsung bergerak," tutur Kresna.

Pihaknya mendapati orang yang mencurigakan terkait aksi pencurian ini.

Polisi juga telah mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

"Kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap dua orang yang mencurigakan itu," imbuhnya.

Kedua tersangka, Arsali (24) dan Dedi (20), merupakan warga asal Kemiri dan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

"Pelaku kami amankan berikut sejumlah barang bukti," papar Kresna.

Pengangguran

Sebelumnya diberitakan, kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Tangerang.

Kali ini begal dibekali senjata tajam bergentayangan di wilayah tersebut.

Hal itu seperti yang terjadi di Perumahan Sasak Permai, Mauk, Kabupaten Tangerang.

Pada akhir pekan lalu terjadi aksi pembegalan di lokasi ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolsek Mauk, AKP Kresna Aji Pangestu.

Ia menjelaskan, pelaku berjumlah dua orang.

"Tersangka ada dua orang yang sudah kami identifikasi."

"Keduanya ini pengangguran, sudah kami amankan," ucap Kresna.

Mereka merampas sepeda motor dan barang berharga milik korban saat melintas.

Bandit jalanan ini tak segan-segan mengancam dan melukai korbannya dengan senjata tajam.

"Pelaku menodongkan senjata jenis golok kepada korban."

"Agar memberikan kendaraan dan handphone," terang Kresna.

Pelaku, lanjut Kresna, menargetkan kaum wanita sebagai korban.

"Ada dua perempuan yang menjadi korbannya," papar Kresna.

Korban bernama Rumsuah (21) dan Serly (15).

Mereka merupakan warga asal Margamulya, Mauk, Kabupaten Tangerang.

"Kedua korban ini lagi berboncengan naik sepeda motor, lalu diadang oleh pelaku," jelasnya.

"Pelaku menodongkan golok kepada korbannya."

"Sehingga korban menyerahkan sepeda motor dan handphon," bebernya. (Wartakotalive.com/JHS/M24)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved