Breaking News:

Berita Jakarta

Korban Hanyut Tenggelam di Kampung Melayu Diketahui Punya Kemampuan Berenang

Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Supriyono mengatakan upaya pencarian ZM terkendala oleh naiknya debit air Kali Ciliwung.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Feryanto Hadi
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Pencarian bocah ZM (10) yang hanyut tenggelam di kali inspeksi Kampung Pulo RT 12 RW 02 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA--Bocah ZM (10) yang tenggelam di kali inspeksi Kampung Pulo RT 12 RW 02 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2020) diketahui bisa berenang.

Ketua RT 12/RW 02 Cipto Supriyanto (65) mengatakan korban sempat pulang ke rumah untuk kemudian tidak lama berselang kembali berenang di lokasi yang sama.

"Korban ini bisa berenang, di hari kejadian korban malah dua kali main di Kali Ciliwung, pertama sekira pukul 14.30 WIB," ujar Supriyanto, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Tiga Saksi Diperiksa Demi Buru Pelaku Begal Tukang Ojek di Papanggo

Menurut Supriyanto, raut wajah bocah malang tersebut sudah tampak pucat sebelum diduga hanyut dan tenggelam terseret arus di Kali Ciliwung sekira pukul 17.30 WIB.

"Keterangan teman-temannya muka korban ini sudah pucat. Sekira pukul 16.30 WIB sempat diajak temannya untuk naik, tapi dia milih di air," kata Cipto.

Baca juga: Kedapatan Tidak Pakai Masker, Ratusan Warga Cariu Dikenai Denda

Pencarian bocah ZM (10) yang hanyut tenggelam di kali inspeksi Kampung Pulo RT 12 RW 02 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2020).
Pencarian bocah ZM (10) yang hanyut tenggelam di kali inspeksi Kampung Pulo RT 12 RW 02 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2020). (WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN)

Sementara teman-teman korban memilih naik ke daratan demi mengejar layangan putus.

Namun setibanya di lokasi, korban sudah hilang dan diduga hanyut terseret arus Kali Ciliwung.

"Korban sudah nggak ada, hanya ada bajunya saja di pinggir kali. Warga langsukg menyisir sekitar Kali Ciliwung mencari korban," ujarnya.

Komandan Pleton Sektor I Kecamatan​ Matraman, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Supriyono mengatakan upaya pencarian ZM terkendala oleh naiknya debit air Kali Ciliwung.

Baca juga: Sambil Bertelanjang Dada, Seorang Lansia Hendak Meloncat dari Lantai 22 Apartemen di Senen

"Untuk kendala pencarian hari kedua ini arusnya lebih deras dan debit air Kali Ciliwung lebih tinggi. Tapi kita tetap upayakan semaksimal mungkin," kata Supriyono.

Supriyono menuturkan semua upaya dilakukan untuk menemukan anak pasangan Syaful Anwar dan Sri Hartati yang hanyut saat bermain di aliran Kali Ciliwung sekira pukul 17.30 WIB.

Baca juga: Polisi Tangkap Pencuri HP yang Tega Membunuh Korbannya di Tambora

"Untuk hari kedua pencarian ini dimulai sekira pukul 10.00 WIB, rencananya akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB nanti. Kita upayakan semaksimal mungkin mencari korban," ucapnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved