Breaking News:

Musik

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Tujuh Promotor Indonesia Deklarasikan APMI, Siapa Saja Mereka?

APMI adalah perkumpulan para promotor yang bertujuan memajukan eksosistem pertunjukan dan festival musik Indonesia.

Dokumentasi Rajawali Indonesia
Band rock legendaris dunia, Scorpions, menghentak panggung megah JogjaROCKarta Festival 2020 yang berlangsung di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Minggu (1/3/2020) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bertepatan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2020), berdiri APMI (Asosiasi Promotor Musik Indonesia).

APMI adalah perkumpulan para promotor yang bertujuan memajukan eksosistem pertunjukan dan festival musik Indonesia.

APMI juga ingin bersama-sama meningkatkan kualitas dan kuantitas karya pelaku industri musik Indonesia.

Baca juga: Mendadak Sakit, Tulus Tunda Konser Drive In di Senayan Malam Ini, Promotor Sampaikan Permintaan Maaf

Baca juga: Gelar Konser Musik Aman di Tengah Pandemi Covid-19, Simak Syarat yang Harus Dipatuhi Semua Orang

Tujuh promotor musik besar Indonesia mendeklarasikan berdirinya APMI.

Para promotor ternama itu adalah Dewi Gontha (Java Jazz Festival, Java Festival Production), Dino Hamid (Berlian Entertainment) dan Emil Mahyudin (Nada Promotama).

Ada pula David Karto (Synchronize Festival), Darshan Pridhnani (Hype Festival) serta Donny Junardy (Hammersonic Festival) dan Anas Syahrul Alimi (Prambanan Jazz, Rajawali Indonesia).

Kahitna beraksi di Konser New Live! Experience yang digelar di Parkir Barat Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, berlangsung meriah. Konser New Live! Experience digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/8/2020), dengan menghadirkan Kahitna dan Project A (Armand Maulana dan Afgansyah Reza).
Kahitna beraksi di Konser New Live! Experience yang digelar di Parkir Barat Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, berlangsung meriah. Konser New Live! Experience digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/8/2020), dengan menghadirkan Kahitna dan Project A (Armand Maulana dan Afgansyah Reza). (Dokumentasi Berlian Entertainment)

APMI yang sudah berbadan hukum ini mempunyai empat pilar utama, yakni Idea, Network, Education dan Innovation.

Idea berkaitan dengan kreatifitas pertunjukan. Network menitikberatkan pembentukan dan perawatan jaringan kerja hingga bekerja sama dengan pemerintah terkait aturan dan kebijakan terkait industri ini.

Education akan fokus pada diskusi dan pembelajaran bagi para promotor untuk bisa membuat sebuah pertujukan dan atau festival musik yang sesuai dengan standar internasional.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Konser Dream Theater di Allianz Ecopark Jakarta Kembali Ditunda

Baca juga: Prambanan Jazz Festival 2020 Tetap Digelar Tahun Ini, Bakkar Wibowo: Konser Akan Digelar Virtual

Innovation menjadi esensial karena pentingnya inovasi terbaru dalam festival atau pertunjukan musik yang bisa digunakan pelaku industri untuk menciptakan tatanan kerja yang bermanfaat dan efisien.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved