Breaking News:

Kini Giliran Karni Ilyas Sindir Menkes Terawan, 'Menteri Kesehatannya tidak Pernah Ngomong'

Karni Ilyas mempertanyakan keberadaan sekaligus peranan dari Terawan Agus, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

YouTube KOMPASTV
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam saluran YouTube KOMPASTV, Senin (2/3/2020). Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyetujui status pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) untuk DKI Jakarta, Selasa (7/4/2020). 

Dirinya lantas meminta diberikan contoh negara mana yang bisa dikatakan berhasil dalam melakukan vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, belum ada negara yang sukses melakukan vaksinasi Covid-19, termasuk China.

Dikatakannya bahwa keberhasilan China dalam mengatasi kasus Virus Corona dirasa bukan sepenuhnya karena melakukan vaksinasi, karena memang tepat dalam melakukan sikap pencegahan di awal.

"Kalau misalnya Indonesia segera melaksanakan vaksinasi, pertanyaan saya tunjukkan dulu kepada saya negara mana di dunia ini yang sudah berhasil melakukan vaksinasi untuk rakyatnya, secara total," ujar Saleh Daulay.

"Apakah betul China sudah melakukan itu, apakah betul China berhasil memutuskan mata rantai penyebaran virus ini karena vaksin atau bukan karena dulu mereka lockdown," tanyanya.

"Jangan-jangan karena mereka lockdown penyakitnya hilang. Apakah sudah ada studi tentang itu."

Baca juga: Minta BPOM Perhatikan Tingkat Keamanan Vaksin Covid-19, Pakar Virologi: Sebelum Disebarluaskan

Tak hanya China, Saleh Daulay juga menyinggung negara Rusia yang seperti diketahui sudah menggembor-gemborkan keberhasilannya melakukan vaksinasi.

Dirinya mencurigai kemungkinan adanya kepentingan politik saja.

"Termasuk Rusia. Rusia kan mengklaim kalau mereka sudah vaksin warganya, apakah betul?" kata Saleh Daulay.

"Jangan-jangan vaksinnya vaksin politik," tegasnya.

"Apa yang dimaksud dengan vaksin politik adalah untuk menunjukkan kalau negara saya kuat," jelasnya.

Lebih lanjut, jika memang benar Rusia telah berhasil melakukan vaksinasi, Saleh Daulay meminta kepada pemerintah Indonesia harusnya bekerja sama dengan Negeri Tirai Besi tersebut.

"Kalau memang berhasil misalnya katakanlah Rusia sudah berhasil, kenapoa kita tidak datang ke sana untuk kerja sama dengan mereka," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 9.27

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved