Breaking News:

Kini Giliran Karni Ilyas Sindir Menkes Terawan, 'Menteri Kesehatannya tidak Pernah Ngomong'

Karni Ilyas mempertanyakan keberadaan sekaligus peranan dari Terawan Agus, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

YouTube KOMPASTV
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam saluran YouTube KOMPASTV, Senin (2/3/2020). Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyetujui status pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) untuk DKI Jakarta, Selasa (7/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjadi fenomenal di tengah-tengah pandemi covid-19 saat ini.

Pasalnya, sebagai menteri kesehatan, Terawan justru minim tampil di publik untuk memberikan informasi mengenai penanganan covid-19 di Indonesia.

Hal itu pun disindir oleh presenter Karni Ilyas.

Baca juga: Viral Video Habib Rizieq Sekeluarga akan Pulang ke Indonesia, kembali Berjuang Bersama Umat Islam

Baca juga: Beredar Video Habib Rizieq, Sebut Kondisi Negara Terpuruk, Minta Ulama hingga Akivis Lakukan ini

Baca juga: Kalahkan Gaethje, ini Hal Terpuji yang Dilakukan Khabib Nurmagomedov di Pertandingan Terakhirnya

Dilansir TribunWow.com, Karni Ilyas mempertanyakan keberadaan sekaligus peranan dari Terawan Agus, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19, termasuk yang terbaru soal pengadaan vaksin.

Momen tersebut terjadi dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) 'tvOne', Selasa (27/10/2020).

Mantan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon memberikan tanggapan terkait ketidakjelasan dalam pengadaan vaksin Covid-19, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (27/10/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Dalam kesempatan itu, bermula ketika mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menanyakan siapa yang sebenarnya memiliki tanggung jawab penuh atas pengadaan vaksin Covid-19.

Menurutnya persoalan itu harusnya tidak perlu lagi dipertanyakan, karena jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, bersama lembaga-lembaga di bawahnya.

Namun menurutnya, kondisi yang terjadi malah tidak demikian.

Sehingga yang terjadi adalah munculnya ketidakpercayaan dan kebingungan publik terhadap pemerintah.

Menurutnya, rasa ketidakpercayaan dan kebingungan dari masyarakat semakin tak terhindarkan lantaran banyak menteri-menteri yang tidak dalam bidangnya ikut bersuara.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved