Sumpah Pemuda

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Jaringan Muda Kebangsaan Serukan Jaga Persatuan Bangsa

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Jaringan Muda Kebangsaan Serukan Jaga Persatuan Bangsa. Mereka Turut Mendoakan Jokowi-Ma'ruf Amin

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Puluhan pemuda yang tergabung dalam Jaringan Muda Kebangsaan menggelar acara Doa Kebangsaan Pemuda Lintas Agama di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (27/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menyambut momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92, puluhan pemuda yang tergabung dalam Jaringan Muda Kebangsaan menggelar acara Doa Kebangsaan Pemuda Lintas Agama di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (27/10/2020). 

Walaupun kondisi sedang hujan rintik-rintik, acara Doa Kebangsaan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh puluhan kaum muda lintas agama yang peduli terhadap situasi kebangsaan akhir-akhir ini. 

Yandi selaku Perwakilan Pemuda dari Agama Kristen menyampaikan bahwa Doa Kebangsaan digelar untuk mendoakan keselamatan bangsa Indonesia. 

"Agar seluruh rakyat Indonesia dapat terus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia," ungkapnya dalam siaran tertulis pada Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Pelatih Persib Robert Rene Alberts Resah Menunggu Kepastian Liga 1 2020

Hal serupa disampaikan oleh Fransiskus Dandy selaku Perwakilan dari Agama Katholik. 

Dirinya menyampaikan doa kebangsaan dilaksanakan untuk mendoakan para pemimpin bangsa, khususnya Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan KH Maruf Amin agar dapat diberikan rahmat memimpin bangsa di tengah pandemi covid-19. 

"Kami mendoakan Bapak Jokowi dan Kyai Maaruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden agar terus diberikan hikmat dan rahmat dalam memimpin bangsa ini," ungkap Dandy. 

Baca juga: Manajer Persita I Nyoman Suryanthara: Bukan Bubar Tetapi Libur Hingga Ada Kepastian

Sementara, Zaren yang mewakili Agama Buddha menyampaikan bahwa doa bersama merupakan langkah konkrit Jaringan Muda Kebangsaan dalam mendukung dan mengawal pemerintahan. 

"Jangan sampai sistem demokrasi di Negara kita jadi kebablasan, hoax dan SARA adalah musuh bersama kita hari ini," ujarnya.

"Lilin ini sebagai simbol, bahwa aparat keamanan polisi maupun TNI telah berjuang sekuat tenaga untuk menjaga stabilitas negara kita, kami mendukung Aparat Kepolisian dan TNI untuk selalu menjaga keamanan dan kondusifitas negara, agar negara kita tetap selalu aman, damai dan tentram" ujar M. Solehun mewakili Pemuda dari Agama Islam. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved