Pilkada Depok

Panwascam Cipayung Depok Tertibkan Spanduk Liar di Jalan Raya Citayam

Panwascam Cipayung Depok menertibkan spanduk liar yang bertebaran di Jalan Raya Citayam menjelang Pilkada Depok.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP OTT pemasang spanduk liar di Depok, Jumat (13/7/2018) dinihari di Jalan Alternatif Cibubur dan Jalan Arif Rahman Hakim. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Panwascam Cipayung Depok menertibkan spanduk liar yang bertebaran di Jalan Raya Citayam menjelang Pilkada Depok.

Spanduk yang dipasang di sembarang tempat menimbulkan kesan berantakan dan tak sedap dipandang.

Alat Peraga Kampanye (APK) itu bertebaran di pinggir jalan dan terpasang tidak sesuai tempatnya.

Baca juga: Afifah Alia Tak Ingkar Janji Bila Menangi Pilkada Depok, Pastikan Wujudkan Aspirasi Perempuan Depok

Contohnya di Depok, jelang Pilkada serentak 9 Desember mendatang, banyak APK yang terpasang tidak sesuai dengan tempat dan regulasi yang ditentukan.

Hal itu membuat Satpol PP Unit Kecamatan Cipayung dan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Cipayung mengambil langkah tegas berupa penertiban.

Berdasarkan pantauan, Satpol PP Unit Kecamatan Cipayung beserta Panwascam menertibkan APK disepanjang Jalan Raya Citayam menuju Ratu Jaya Depok.

Ketua Panwascam Cipayung, Dede Yusipa mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengamankan banyak APK yang melanggar regulasi.

Baca juga: Ingin Tekan Angka Golput, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri, Sosialisasikan Pilkada Depok

"Kita mulai dari pukul 09.00 WIB, sampai saat ini belum selesai. Ini kita berhasil menertibkan ratusan berbagai macam APK yang tak sesuai regulasi," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut, Dede menjelaskan bahwa beragam jenis APK dari masing-masing calon harus mengikuti peraturan yang ada serta izin dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Jadi di regulasi itu bahwa APK disebutkan berupa baliho, umbul-umbul dan spanduk. Yang kita tertibkan itu yang tidak sesuai seperti APK mandiri dan tidak berizin KPU. Tapi kalau APK mandiri dan berizin KPU tidak kita tertibkan," jelasnya.

Baca juga: Satpol PP Kota Depok Tertibkan Ratusan Spanduk dan Banner yang Melanggar Aturan

Dede pun meminta agar tim sukses masing-masing calon dapat memasang APK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Partai peserta sendiri itu harus mengikuti regulasi perundang-undangan. Jadi APK itu harus ada izinnya juga," tegasnya.

Sementara itu, warga sekitar, Cahyo mengaku senang dengan tindakan tegas yang dilakukan pihak terkait dalam penertiban APK liar.

Baca juga: Belum Ada Laporan Masyarakat, Bawasalu Tetap Telusuri Dugaan Pelanggaran Spanduk Kampanye Paslon

Menurut Cahyo, APK liar mengganggu pemandangan dan justru berpotensi menimbulkan tumpukan sampah apabila sudah tidak dipergunakan.

"Ya, ini sangat bagus. Pihak Satpol PP dan Panwascamnya bergerak menertibkan apa yang menjadi tugasnya. Bukan apa-apa, kita orang awam kan pusing juga melihat pemandangan APK banyak gitu," jelasnya.

"Sudah polusi udara, ini ditambah polusi pemandangan akibat banyak sekali bertebaran APK yang tidak sesuai tempatnya," tambahnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved