Breaking News:

Hukum

PT AIA Financial Digugat Pailit ke Pengadilan Niaga

Dua mantan agen mengajukan permohonan pailit terhadap PT AIA Financial, ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020)

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Dua mantan agen mengajukan permohonan pailit terhadap PT AIA Financial, ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020). 

Namun, kata Patar, undangan tersebut tidak ditanggapi oleh pihak PT AIA Financial.

Patar juga mengungkapkan, para korban sudah mengajukan surat permohonan perlindungan hukum ke Presiden, Menteri Keuangan, Kapolri, Jaksa Agung, Ombudsman, dan Komisi XI DPR.

Sebelumnya, sejumlah mitra bisnis PT AIA Financial (AIA) melaporkan dugaan gagal bayar kepada OJK pada Selasa (4/8/2020) lalu.

 Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap, KPK Bakal Tambah Personel Satgas

Mereka mengaku haknya tidak dibayarkan AIA Financial senilai Rp 67,8 miliar. 

Kedua pemohon yang haknya belum dibayarkan adalah Kenny Leonara Raja sebesar Rp 34,9 miliar (Rp 31 miliar akan jatuh tempo), serta Jethro Rp 32,9 miliar (Rp 26 miliar akan jatuh tempo). 

Patar menyebut, pihaknya dalam mengajukan permohonan tersebut sudah sesuai hukum.

 Giring Ganesha Dinilai Tiru Strategi Muhaimin Iskandar, Pengamat Berharap Tak Jadi Srimulat Politik

Hal ini mengacu pada pasal 2 ayat 1 dan 5 UU 37/2004 tentang Kepailitan.

"Dalam mengajukan upaya hukum PKPU maupun pailit mempunyai syarat, yaitu minimal dua orang kreditur."

"Yang mana salah satu utangnya telah jatuh tempo dan dapat ditagih serta dapat dibuktikan secara sederhana," jelasnya di Gedung OJK, Jakarta Pusat. 

 MAKI Bilang Ketua KPK Naik Helikopter Demi Efisiensi Waktu Cuma Alasan, Ini Argumentasinya

Sementara, menurut AIA, terkait angka yang diduga gagal bayar yang diklaim Jethro dan Kenny, tidak sesuai fakta.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved