Breaking News:

Jakarta Banjir

Siagakan Pompa Portabel hingga Pengerukan Saluran Air di Titik-titik Banjir di Tanjung Priok

Banjir saat musim hujan kerap terjadi di Jalan Gaya Motor, Kelurahan Sungan Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Alat berat milik Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta sedang membongkar bendungan tanah di pemancingan liar di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Bendungan tanah ini menyebabkan daya tampung air di pemancingan liar ini berkurang. 

"Kapasitas saluran air di Jalan Gaya Motor tidak dapat menampung limpasan air dari berbagai arah seperti dari saluran air di Jalan Yos Sudarso, tol layang dalam kota, hingga pabrik di kawasan tersebut," kata Deni. 

Baca juga: 9 Desa di Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir, BPBD Minta Warga Tetap Waspada

Bongkar bendungan tanah 

 Sementara itu, upaya pencegahan banjir juga dilakukan di pemancingan liar di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Satu unit alat berat eskavator dikerahkan untuk membongkar bendungan tanah di pemancingan liar tersebut.

Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaeman mengatakan, alat berat yang dikerahkan untuk membongkar bendungan tanah di pemancingan liar itu milik Dinas Sumber Daya Air.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut setelah dua pemancingan liar ditutup Rabu (21/10/2020) lalu,” kata Agus, Senin (26/10/2020).

Baca juga: 6 Kecamatan di Kota Bekasi Terdampak Banjir, Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Daftar Lokasi Banjir di Bekasi, yang Sudah Surut Warganya Berharap Tak Terjadi Banjir Lagi

Agus menambahkan, panjang bendungan yang dibongkar sekitar 100 meter dengan lebar variatif dan paling lebar sekitar 8 meter.

“Untuk target pembongkaran secepatnya selesai dalam minggu ini,” katanya lagi.

Bendungan itu sebelumnya dibuat pengelola tempat pemancingan liar yang menyerobot aliran Kali Sunter di wilayah RT 04 dan RT 09/RW 09.

Keberadaan dua pemancingan liar seluas sekitar 3.000 meter persegi itu mengurangi daya tampung Kali Sunter karena menyerobot aliran.

"Setelah pembongkaran bendungan aliran Kali Sunter semakin lebar dan mencegah debit air agar tidak meluap," ujarnya.

Permukiman warga yang biasa terdampak banjir karena luapan Kali Sunter di Kelurahan Cipinang Melayu di antaranya berada di wilayah RW 03 dan RW 04.

Bahkan pada awal tahun 2020 silam ketinggian air yang merendam dua permukiman warga tersebut mencapai sekitar tiga meter. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved