Kebakaran

Diminta Gelar Rekonstruksi Kebakaran Gedung Kejagung, Polri: Penyidik Takkan Terjebak Politisasi

Bareskrim Polri mengaku enggan melakukan rekonstruksi terbuka di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Alex Suban
Petugas berusaha memadamkan api membakar gedung Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bareskrim Polri mengaku enggan melakukan rekonstruksi terbuka di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

Desakan rekonstruksi secara terbuka disuarakan oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

Permintaan itu sekaligus menjawab keraguan publik terkait kesimpulan penyidikan Polri.

Baca juga: Joko Prihatin Tak Jadi Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung, Uang Rp 100 Juta Ditabung Sejak Lama

"Tim penyidik gabungan kasus kebakaran Kejagung tak akan terjebak politisasi."

"Sesuatu yang tak ada namun didorong supaya ada," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi, Minggu (25/10/2020).

Menurut Sambo, penyidik tidak berohong terkait kesimpulan kebakaran Kejaksaan Agung yang berasal dari puntung rokok.

Baca juga: Buruh Bangunan yang Merokok Sambil Merenovasi Gedung Kejaksaan Agung Dipekerjakan Tak Resmi

Sebaliknya, pihaknya telah bekerja professional dalam menangani kasus tersebut.

"Penyidik tak mengada-ngada."

"Dalam proses penyelidikan dan penyidikan tim penyidik gabungan Polri sudah profesional dan menggunakan ahli yang profesional di bidang kebakaran," paparnya.

Minta Rekonstruksi

Meski menghormati, Boyamin Saiman tetap mengkritisi Bareskrim Polri, karena banyaknya keraguan masyarakat perihal puntung rokok yang bisa menyebabkan kebakaran sebesar itu di Kejagung.

"Tetap saya mengkritisi untuk menjawab keraguan masyarakat, karena prosesnya selalu ditanyakan, kenapa hanya puntung rokok bisa membakar semua gedung?" cetus Boyamin.

Boyamin pun meminta agar Bareskrim Polri segera melakukan rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 9 Rumah di Kelapa Gading, Satu Warga Tewas

"Maka saya mohon kepada Bareskrim segera melakukan rekonstruksi di Gedung Kejagung."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved