Jumat, 17 April 2026

Kabar Depok

Warga Depok Panik saat Lihat Semburan Air yang Membumbung Tinggi

Warga Cipayung, Kota Depok, dikagetkan dengan adanya kebocoran pipa yang menimbulkan semburan air membumbung tinggi dan deras.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Disdamkar Kota Depok, Denny Romulo 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Warga Cipayung, Kota Depok, dikagetkan dengan adanya kebocoran pipa yang menimbulkan semburan air membumbung tinggi dan deras.

Badan Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BPB Dinas Damkar) Kota Depok, Denny Romulo, mengaku telah menginstruksikan petugasnya untuk mengecek lokasi kejadian.

"Benar kejadiannya. Jadi, kronologisnya ada pengeboran di ujung TPA (Tempat Pembuangan Akhir Sampah Cipayung)," ujar Denny saat dihubungi Warta Kota, Minggu (25/10/2020).

Semburan air menyembul dari proyek pelebaran jalan di Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2015) sore. Tepatnya di dekat RS Harum arah Bekasi.
Semburan air menyembul dari proyek pelebaran jalan di Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (14/4/2015) sore. Tepatnya di dekat RS Harum arah Bekasi. (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Denny mengatakan, kejadian tersebut berada di wilayah Kampung Benda Barat, Cipayung, Kota Depok, Sabtu (25/10/2020) sore.

Dari hasil penelusuran sementara, kata Denny, petugas di lapangan mendapati adanya sebuah pipa yang digunakan untuk mengalirkan air layaknya perusahaan air minum.

Denny memaparkan, kejadian tersebut berawal dari proyek pengeboran air untuk warga menggunakan tower besar.

Nantinya, air bersih tersebut akan dialirkan ke rumah-rumah warga. 

"Di sana ada pemantekan tapi dari PT (perusahaan) atau CV apa belum jelas," tutur Denny.

Kebocoran pipa PDAM yang mengakibatkan air menyembur hingga ke ruas Jalan Pitara, Blok Wadas, Kampung Pitara, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (10/1/2018) siang.
Kebocoran pipa PDAM yang mengakibatkan air menyembur hingga ke ruas Jalan Pitara, Blok Wadas, Kampung Pitara, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (10/1/2018) siang. (YouTube)

Untuk kedalamannya, Denny menyebutkan berada pada 175 meter dan pihaknya pun telah meminta kepada pengembang untuk terus dilakukan pemantauan.

Hal itu dikatakan Denny guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejadian semburan yang terjadi sebelum hujan lebat mengguyur Depok.

"Kami minta ke pengembang untuk 2-3 jam sekali mengontrol proyek tersebut, tujuannya tentu agar bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa dapat segera diatasi," kata Denny.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Denny Romulo tengah menyiram buaya untuk membersihka tubuh buaya selepas ditangkap dari Kali Pesangrahan, Sawangan, Depok, Kamis (31/7/2020) malam.
Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Denny Romulo tengah menyiram buaya untuk membersihka tubuh buaya selepas ditangkap dari Kali Pesangrahan, Sawangan, Depok, Kamis (31/7/2020) malam. (dok Damkar Kota Depok)

Kejadian semburan air ini pun sempat viral di sosial media, banyak para warganet yang mengira semburan tersebut adalah semburan gas.

 "Itu bukan semburan gas tapi semburan air, dan saat ini sudah ditangani sehingga sudah tidak ada lagi semburannya," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved