Banjir Bekasi

Perum Villa Jatirasa Bekasi Kembali Kebanjiran, Warga: Tiga Kali Kebanjiran Sejak Awal Tahun 2020

Perumahan Villa Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat masih kembali terendam banjir, pada Minggu (25/10/2020).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Perumahan Villa Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat masih kembali terendam banjir, pada Minggu (25/10/2020). 

Laporan Wartawan Wartakota, Muhammad Azzam

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Perumahan Villa Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat masih kembali terendam banjir, pada Minggu (25/10/2020).

Syarif (55) warga Perumahan Villa Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi menuturkan banjir ini merupakan yang ketiga kalinya pada sejak awal tahun 2020.

Biasanya, banjir terjadi dalam satu tahun hanya satu kali saja..

Baca juga: Ratusan Rumah di Perum Villa Jatirasa Masih Terendam, Pihak Kecamatan Kirim Nasi Bungkus

Perumahan Villa Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat masih kembali terendam banjir, pada Minggu (25/10/2020).
Perumahan Villa Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat masih kembali terendam banjir, pada Minggu (25/10/2020). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

"Ini sudah yang ketiga kali, biasanya itu paling satu tahun sekali.

Atau tiga sampai lima tahun sekali," kata Syarif, di lokasi, pada Minggu (25/10/2020).

Syarif menerangkan banjir pertama terjadi pada awal tahun 2020.

Perumahan Villa Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat masih kembali terendam banjir, pada Minggu (25/10/2020).
Perumahan Villa Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat masih kembali terendam banjir, pada Minggu (25/10/2020). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Saat itu menjadi paling terparah terdampak banjir.

Soalnya ketinggian air mencapai tiga meter lebih.

"Kalau yang kedua bulan puasa, sama sekarang. Terparah pas awal tahun itu sampai ganti semua kabel listrik," imbuh dia.

Untuk banjir hari ini, kata Syarif, air mulai masuk ke rumah sekitar pukul 19.30 WIB.

Puncak ketinggian air terjadi pada Minggu dini hari.

Syarif dan keluarga memilih tidak mengungsi dan bertahan di lantai 2 rumahnya.

"Enggak (mengungsi), paling mobil doang yang dari semalem diselamtin kalau keluarga di atas (lantai dua) karena masih aman," ucapnya.

Air mulai surut pada pukul 08.00 WIB, diprediksi sekitar pukul 13.00 WIB air seluruhnya surut.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved