Sabtu, 2 Mei 2026

Pilkada Depok

KPU Kota Depok Minta Kampanye Online Dilakukan di Pilkada Depok

Komisioner KPU Kota Depok, Mahadi Rahman, mengatakan, sejak awal pihaknya telah menyampaikan kepada paslon untuk bisa berkampanye secara daring.

Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota
ilustrasi webinar 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Di masa pandemi Covid-19 ini, para pasangan calon kepala daerah Kota Depok diharapkan dapat melakukan kampanye via online atau daring selain kampanye tatap muka.

Namun nyatanya, dari data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok di minggu kedua kampanye pada 6-15 Oktober 2020.

Kedua paslon yakni Mohammad Idris-Imam Budi Hartono dan Pradi Supriatna-Afifah Alia belum juga didapati melaksanakan kampanye secara daring.

Meski kampanye secara tatap muka diperbolehkan dengan syarat protokol kesehatan, Komisioner KPU Kota Depok, Mahadi Rahman, mengatakan, sejak awal pihaknya telah menyampaikan kepada paslon untuk bisa berkampanye secara daring.

Namun, imbauan tersebut belum juga dijalani secara maksimal oleh kedua paslon.

"Dari awal kami sudah sampaikan untuk bisa kampanye online, bahkan sampai saat ini kami telah lakukan dua kali rakor kepada tim kampanye masing-masing paslon untuk melakukan kampanye online," papar Mahadi saat dihubungi Wartakotalive.com, Minggu (25/10/2020).

Sejauh ini, kata Mahadi, kedua paslon hanya melakukan sosialisasi atau kampanye secara online hanya melalui akun sosial media masing-masing.

Baca juga: Alhamdulillah Masyarakat 7 RT di Sawangan Baru, Depok, Inginkan Pradi Supriatna Jadi Wali Kota Depok

Di mana isinya seputar kunjungan dan program yang akan dilakukan bila nanti terpilih sebagai kepala daerah.

"Yang kami maksudkan juga adalah kampanye online seperti zoom meeting sehingga ada dialog atau interaksi dengan pemilih, terakhir yang saya tahu dari datanya Bawaslu sih belum ada ya," kata Mahadi.

Mahadi pun menilai, kurang greget bisa saja menjadi salah satu alasan para paslon belum juga menggelar kampanye secara online.

"Mungkin mereka (paslon) merasa lebih puas kalau bisa berinteraksi langsung dengan tatap muka ya," kata Mahadi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved