Sabtu, 2 Mei 2026

Libur Panjang

Gugus Tugas Covid-19 Karawang Ingin Warga tak Keluar Kota Saat Libur Panjang

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, Fitra Hergyana, menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan luar kota.

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Libur Panjang Paskah yang jatuh pada hari Jumat (19/4/2019) diprediksi akan mengalami kenaikan lalu lintas kendaraan di ruas Tol Tangerang-Merak sebesar 4,67% bila dibandingkan dengan lalu lintas pada periode libur Paskah 2017 atau menjadi 124.215 kendaraan dari 118.667 kendaraan. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, Fitra Hergyana, menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan luar kota saat libur panjang.

Menurut Fitra, hal itu akan menjadi kluster baru penyebaran Covid-19 di Karawang.

Apalagi saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Karawang masih cukup tinggi.

"Kepada seluruh masyarakat Karawang. Jangan mudik atau bepergian, dikhawatirkan naik kembali kasus covid-19 di Karawang," kata Fitra, Minggu (25/10/2020).

Suasana gerbang Tol Cikupa, Jumat (16/2).
Suasana gerbang Tol Cikupa, Jumat (16/2). (Istimewa)

Dikatakan Fitra, saat ini kasus covid-19 di Kabupaten Karawang sudah mencapai 1.301 kasus, diantaranya 334 orang dalam perawatan sedangkan 925 orang telah dinyatakan sembuh.

Bahkan status covid-19 di Kabupaten Karawang sendiri sudah masuk kategori zona oranye.

"Ya meski saat kembali ke zona oranye. Tapi jangan sampai libur panjang ini menjadikan kluster baru, untuk itu lebih baik di rumah saja," katanya.

Warga menghabiskan libur panjang dengan berwisata di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Minggu (3/12/2017).
Warga menghabiskan libur panjang dengan berwisata di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Minggu (3/12/2017). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Sejauh ini kluster Industri yang menjadi penyumbang kasus covid-19 terbanyak, sudah mengalami penurunan, meskipun masih ditemukan kasus, hanya saja jumlahnya tidak begitu signifikan dengan beberapa bulan lalu.

"Walau masih ada temuan. Tapi sudah tidak seperti awal penemuan kasus. Karena kami terus melakukan pengawasan secara ketat," ucapnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved