Kawasan Wisata

80 Unit Homestay di Kawasan Borobudur Rampung November 2020, Bagian dari Kucuran Dana Rp 58,2 Miliar

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobodur.

Dok. Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Perumahan Kementerian PUPR
Salah satu contoh sarana hunian pariwisata (Sarhunta) di Borobudur, Jawa Tengah 

Pembangunan Sarhunta ini dilaksanakan dengan meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sepanjang koridor tempat pariwisata sekaligus dapat menjadi homestay bagi wisatawan.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anggaran senilai Rp 58,2 miliar dikucurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Tengah.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobodur, Jawa Tengah.

Pemerintah, seperti diketahuui, tengah menggenjot upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Pandemi Covid-19, salah satunya melalui sektor pariwisata.

Oleh karena itu, Pemerintah juga berupaya meningkatkan kualitas rumah masyarakat di kawasan pariwisata yang ada sehingga tertata rapi dan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Rumah demi Tarik Wisatawan, PUPR Kucurkan Rp 167,5 Miliar di Kawasan Danau Toba

Baca juga: Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat, Tour de Borobudur 2020 jadi Gelaran Balap Sepeda Terunik

Baca juga: Ternyata Ini Isi Candi Borobudur Jika Dibongkar, Bangunan Megah Penuh Misteri

Sejumlah wisatawan memadati kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (28/6/2017).
Sejumlah wisatawan memadati kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (28/6/2017). (Dok. Antaranews.com)

Homestay

Pembangunan Sarhunta ini dilaksanakan dengan meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sepanjang koridor tempat pariwisata sekaligus dapat menjadi homestay bagi wisatawan yang ingin melihat keindahan Candi Borobudur.

Demikian Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam siaran resminya, Sabtu (24/10/2020).

"Progam Sarhunta ini sangat bagus untuk mengembangkan tempat wisata di indonesia sehingga dapat mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal," tuturnya.

Baca juga: Tol Cengkareng-Kunciran Rampung Akhir Desember 2020, dari Cengkareng ke Cinere Silakan via Jalan Tol

Baca juga: Ruas Tol Cinere-Serpong Rampung November 2020, dari Serpong ke Pamulang Bisa Lewat Jalan Tol

Baca juga: Akhir Desember 2020, Konstruksi Tol BORR Seksi 3 Yasmin-Semplak Rampung

Dipaparkan lebih lanjut, jumlah Sarhunta yang dibangun di KSPN Borobodur sebanyak 733 unit.

Jumlah itu terbagi sebanyak 355 unit untuk pembangunan di sekitar koridor KSPN Borobodur.

Kemudian, dibangun homestay sebanyak 378 unit yang terbagi menjadi tiga tahap pembangunan.

Rincian tahapan pembangunan Homestay:

- Tahap 1 sebanyak 80 unit,

- Tahap II sebanyak 115 unit, serta

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved