Kabar Tangerang

Pemkot Tangerang Lakukan Terobosan Mengembangkan Sumber Energi dari Sampah

Ingin berbeda dari daerah lain, pemerintah Kota Tangerang terus berupaya mencari keunggulan di wilayahnya.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
TEMPAT Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang ini kini tak hanya menjadi lokasi pembuangan sampah yang menjijikan, melainkan tempat wisata edukasi yang indah dan nyaman. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Ingin berbeda dari daerah lain, pemerintah Kota Tangerang terus berupaya mencari keunggulan di wilayahnya.

Saat ini, Pemkot Tangerang tengah melakukan uji coba pembuatan sumber energi terbarukan biomassa atau briket dengan bahan baku sampah.

Pemulung mengais sampah di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (9/4/2019).
Pemulung mengais sampah di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (9/4/2019). (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

Briket yang sedang diuji coba oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang tersebut dibuat dengan komposisi sampah organik murni maupun campuran dari sampah organik dan anorganik.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismamnsyah, pun meninjau langsung proses uji coba pembuatan bahan bakar sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah sampah yang ada.

"Sementara kita lakukan coba dua macam briket sampah. Briket sampah full organik dan organik campuran lima persen non organik," ucap Arief di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Jumat (23/10/2020).

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat memimpin Apel Siaga di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (8/6/2020).
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat memimpin Apel Siaga di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (8/6/2020). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Arief menambahkan, sebagai tahap awal uji coba, pemkot akan mempersiapkan briket sampah dengan kapasitas produksi sebesar 4,5m3.

"Saat ini kapasitasnya masih kecil, tapi kita sedang persiapkan untuk kapasitas produksi yang lebih besar," jelasnya.

Lebih lanjut Arief menjabarkan, nantinya briket dengan bahan baku sampah organik dan anorganik ini menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai sumber bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.

TPA Rawa Kucing
TPA Rawa Kucing (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

"Selain itu, tentunya dapat menurunkan jumlah timbulan sampah yang ada di TPA Rawa Kucing," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved