Breaking News:

Berita Jakarta

Mangkrak Sejak Era Fauzi Bowo hingga Jokowi, Legislator DKI Desak Anies Bongkar Tiang Monorel

Mangkrak Sejak Era Fauzi Bowo hingga Jokowi, Legislator DKI Desak Anies Bongkar Tiang Monorel. Berikut Alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Tribunnews.com
Iklan di tiang monorel. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Legislator DKI Jakarta mendesak pemerintah untuk membongkar tiang monorel yang mangrak di daerah Kuningan Jakarta Selatan dan Senayan Jakarta Pusat.

Tiang yang mangkrak hingga 16 tahun ini tidak hanya mengganggu pandangan pengendara, tapi merusak estetika kota.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengatakan, keberadaan tiang monorel di Kuningan menambah semrawutan pemandangan.

Apalagi, kata dia, di sekitar lokasi juga terdapat jalur LRT Jabodebek yang saat ini tengah dibangun pemerintah.

“Tentu nggak enak dan nggak bagus ada tiang tinggi itu di tengah jalan. Ditambah di sana juga ada jalur LRT Jabodebek,” kata Lukmanul Hakim berdasarkan keterangan yang diterima pada Sabtu (24/10/2020).

Baca juga: Hari Dokter Nasional Tidak Dirayakan Meriah, Fadli Zon: Terima Kasih Kepada Seluruh Dokter Indonesia

Hakim mengatakan, sebelum dibongkar hendaknya Pemprov DKI Jakarta mencari tahu dahulu akar persoalannya. DKI juga diminta untuk mendiskusikan dengan pemilik konstruksi itu agar dapat dibongkar.

“Harus dicek dulu sama pemprov, ini (proyek) punya siapa, tapi setahu saya itu bukan aset Pemprov, intinya kalau pengembang nggak bertanggung jawab, ya bongkar, tapi biayanya jangan dari pemprov dong,” ujar Politisi dari Fraksi PAN ini.

Baca juga: Hari Dokter Nasional, Anies Harap Dokter Indonesia Kenang Kisah dr. Tjipto Mangoenkoesoemo

“Yah kalo mau dicabut izin dulu ke yang punya aset. Koordinasi dulu sama pusat, sama pengembang yang buat itu (monorel) jangan main bongkar terus cabut malah ganti rugi, nanti jadi masalah baru,” tambahnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan mengevaluasi keberadaan tiang monorel yang mangrak, warisan dari Gubernur terdahulu yakni Sutiyoso.

Meski DKI Jakarta telah dipimpin oleh enam Gubernur sampai sekarang, namun persoalan tiang pancang yang mangkrak itu tak kunjung selesai.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Politisi dari Partai Gerindra ini menyebut, Pemprov DKI Jakarta akan segera mendalami persoalan itu dengan baik.

Baca juga: Hari Dokter Nasional, Anies Minta IDI Terus Jadi Penjaga Pertahanan Masyarakat dari Covid-19

“Monorel ini sudah enam Gubernur dari Bang Yos (Sutiyoso) Bang Foke (Fauzi Bowo), Pak Jokowi, Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), Pak Djarot, kemudian sekarang Pak Anies. Dari setiap Gubernur, terus melakukan langkah-langkah perbaikan dan evaluasi,” kata pria yang akrab Ariza pada Jumat (23/10/2020).

“Pak Gubernur juga sudah mengatakan dalam waktu dekat, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh dan kami akan menyikapi secara baik,” tambah Ariza.

Menurutnya, penyelesaian kasus tiang pancang monorel tidaklah mudah. Kata dia, dibutuhkan sinergitas dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang pernah menangani proyek tersebut.

“Harus ada keputusan yang adil, dan apakah nanti diputuskan dicabut atau dimanfaatkan semaksimal mungkin. Nanti pak Anies mengundang seluruh jajaran terkait, dan kami akan mencarikan solusi yang terbaik,” ujar Ariza. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved