Breaking News:

Virus Corona

Karier Achmad Yurianto Makin Meroket Setelah Jadi Jubir, Kini Jabat Staf Ahli Menteri Kesehatan

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit itu, dilantik di Ruang J Leimena, Kementerian Kesehatan.

Editor: Yaspen Martinus
Dok BNPB
Juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto memberikan update harian kasus Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melantik Achmad Yurianto sebagai Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi, Jumat (23/10/2020).

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit itu, dilantik di Ruang J Leimena, Kementerian Kesehatan.

Dasar pelantikan adalah Surat Keputusan Presiden Nomor 155/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Begini Tahapan Vaksinasi di Kota Depok, Ridwan Kamil Ajukan 300 Ribu Paket Vaksin Covid-19

Pelantikan dihadiri oleh Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, yakni memakai masker dan menjaga jarak aman.

Dalam sambutannya, Menkes menekankan rotasi jabatan merupakan hal biasa dalam lingkup organisasi.

Hal ini dilakukan semata-mata sebagai upaya pembenahan dan pemantapan organisasi yang dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja guna mencapai pelayanan yang maksimal.

Baca juga: Tebal Naskah UU Cipta Kerja Berubah Lagi Jadi 1.187 Halaman, Mensesneg Pastikan Substansinya Sama

''Pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekadar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu."

"Pembenahan dan pemantapan organisasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal,'' kata Menkes, dikuti dari laman kemkes.go.id.

Atas tugas baru yang diemban Achmad Yurianto, Menkes berharap amanah yang dipercayakan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, serta komitmen yang kuat.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di Legok Tangerang, 5 Orang Meninggal Dunia

Menkes juga meminta agar semua kinerja baik yang telah ditorehkan selama menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, bisa diteruskan dalam rangka peningkatan kinerja organisasi Kementerian Kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved