Breaking News:

Bekasi Utara Disapu Puting Beliung, Ibu dan Dua Anaknya Nyaris Tertimpa Balok dan Asbes Rumah

Bekasi Utara Disapu Puting Beliung, Ibu dan Dua Anaknya Nyaris Tertimpa Balok dan Asbes Rumah. Beruntung Keduanya Selamat

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Rumah Irwan yang jadi korban bencana angin puting beliung di Jalan Rorotan, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Sabtu (24/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI UTARA - Bencana angin puting beliung yang terjadi di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan dan Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, pada Jumat (23/10/2020) lalu, menyebabkan ratusan rumah mengalami kerusakan.

Bencana tersebut bahkan nyaris menimbulak korban luka-luka, seperti yang dialami seorang ibu bernama Nur Fajar (38) dan dua orang anaknya.

Suami Nur Fajar, Irwan (45) menceritakan saat bencana terjadi pada pukul 13.10 WIB, ia sedang di luar rumah untuk bekerja serabutan.

Baca juga: Tawarkan Aneka Sambal Khas Nusantara, Cut The Crab Rupanya Digemari Turis Mancanegara

"Pas kejadian saya enggak ada di rumah karena kerja bangunan di tempat lain. Istri sama dua anak saya yang di rumah. Enggak tahunya pas pulang, sudah habis asbes di atas rumah. Tersisa sedikit," kata Irwan di Jalan Rorotan RT 05/06, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Bekasi pada Sabtu (24/10/2020).

Berdasarkan cerita dari istrinya, kondisi saat itu gelap gulita, seperti menjelang maghrib. Kemudian hujan rintik-rintik mulai berjatuhan.

Tak lama kemudian, Nur dan kedua anaknya mendengar suara gemuruh angin dari semak-semak di sebelah kanan rumah.

"Anginnya ke semak-semak dulu nih, terus kan ranting sama daunnya pada berterbangan. Istri sama anak saya masih ada di dalam," ujarnya.

Baca juga: Hari Dokter Nasional, Anies Harap Dokter Indonesia Kenang Kisah dr. Tjipto Mangoenkoesoemo

Tak lama kemudian, bagian atap rumahnya bergemeretak.

Dari bawah ruang tamu, Nur melihat plafon rumahnya bergetar.

"Istrinya saya ya cuma diem meluk anak-anak di balik pintu. Karena bingung mau kemana lagi. Itu spontan aja ngumpet di balik pintu ruang tamu," kata Irwan.

Setelah itu, asbes beserta kerangka plafon terangkat saat angin puting beliung tiba di rumahnya.

Sejumlah balok pun terlepas dari kerangka dan terjatuh tepat di depan lokasi Nur saat bersembunyi.

Baca juga: Hari Dokter Nasional Tidak Dirayakan Meriah, Fadli Zon: Terima Kasih Kepada Seluruh Dokter Indonesia

"Sampe ada yang jatoh baloknya di ruang tamu. Untung enggak nimpa istri saya. Dia sudah teriak-teriak aja sambil 'nyebut'. Sekitar 15 menit angin di atas rumah. Nyaris habis asbesnya," ujarnya.

Setelah itu, angin berpindah ke depan halaman rumahnya, yakni gudang tempat balok-balok kayu milik tetangganya disimpan. Bangunan yang terbuat dari bambu dan kayu itu pun roboh diterpa angin.

"Ya Alhamdulillah lah istri sama anak saya masih selamat," ungkap Irwan. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved