UMKM

Bagi Pelaku UMKM, Ini Tips Memaksimalkan Teknologi Agar Tetap Bertahan di Era Resesi ala Ngorder.ID

“Pengusaha UMKM yang sebelumnya masih belum memanfaatkan teknologi secara maksimal, memang seharusnya sudah mulai beradaptasi...”

Istimewa
ILUSTRASI UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah. Jika ingin bertahan di tengah resesi ekonomi, UMKM harus adaptif dengan teknologi dan memaksimalkan penggunaannya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hampir dipastikan Indonesia masuk dalam jurang resesi ekonomi setelah produk domestik bruto (PDB) negara di kuartal III tahun 2020 minus 2,9%.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan pada Rabu (21/10/2020) lalu.

Keadaan resesi ekonomi meski tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan, perlu disikapi dengan cermat.

Salah satunya oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM yang sudah terkena dampaknya sejak pandemi Covid-19 terjadi.

Penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat pelaku usaha yang selama ini mengandalkan kegiatan offline mengalami penurunan omset.

Beberapa di antaranya bahkan terpaksa menurunkan produksi atau mengurangi jumlah karyawan.

Baca juga: Buat Pelaku Online Shop dan UMKM, Ini Ragam Pembaruan Aplikasi Crewdible, Ada Fitur Quality Control

Baca juga: Dengan Aplikasi Mobile JKN, Nuraeni Tak Perlu Lagi Antre untuk Urus Kepesertaan JKN-KIS

Tips bagi UMKM

Menurut Agus E Setiyono CEO Ngorder, keadaan ini seharusnya menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk adaptif terhadap teknologi. 

“Pengusaha UMKM yang sebelumnya masih belum memanfaatkan teknologi secara maksimal, memang seharusnya sudah mulai beradaptasi,” ujarnya.

Ada banyak sarana yang bisa dimanfaatkan UMKM untuk memasarkan produk di internet.

"Sekarang sudah banyak platformnya, orang bahkan bisa menjual apa saja di media sosial. Kuncinya, punya motivasi untuk terus mencoba," katanya.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan pelaku UMKM untuk memaksimalkan penggunaan teknologi di era resesi ekonomi.

Baca juga: Gandeng AMPUH, PLN Peduli Berikan Sesi Motivasi dan Materi Marketing Digital bagi Pelaku UMKM

Baca juga: 24.360 UMKM Tangsel Diajukan Ikut Program Bantuan Presiden, Tapi Hanya 6.708 yang Terverifikasi

Memaksimalkan penjualan dari e-Commerce

Pada saat di mana pembatasan sosial belum diketahui sampai kapan berakhirnya, menjual produk secara online menjadi alternatif yang diperlukan.

Pelaku usaha yang sebelumnya masih fokus pada pasar offline, harus mulai belajar untuk menjual produk secara online.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, penjualan online di Indonesia naik hingga 480% pada April 2020.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved