PSSI

Asprov PSSI DKI Jakarta Tiru Liga 3 Jawa Timur untuk Menarik Sponsorship

Asprov PSSI DKI Jakarta telah menunda pelaksanaan Liga 3 dan Piala Soeratin 2020 akibat tidak mendapatkan izin dari Polri dan wabah Covid-19.

warta kota
Sekretaris Jenderal Asprov PSSI DKI Jakarta, Ahrki Gusmark Luntungan. 

Meski begitu, Sekjen Asprov PSSI DKI Jakarta, Ahrki Gusmark Luntungan, mengatakan bahwa pihaknya telah merencanakan skema Liga 3 DKI Jakarta untuk musim 2021.

Skema kompetisi itu terinspirasi dari Liga 3 Jawa Timur yang sukses menggelar kompetisi dengan dukungan sponsor.

Oleh karena itu, Ahrki berharap, kompetisi Liga 3 musim depan mampu menarik minat sponsor.

"Pertama, kami ingin mengubah format kompetisi. Ada dua alternatif, pertama sistem klasemen yang menerapkan zona degradasi. Nanti, Liga 3 DKI Jakarta ada dua, yaitu Serie A dan Serie B," kata Ahrki kepada Warta Kota.

Ahrki menerangkan bahwa skema kompetisi akan dibahas bersama klub-klub peserta Liga 3 DKI Jakarta pada Sabtu (24/10/2020).

Menurut Ahrki, ada keuntungan yang akan diperoleh dari skema tersebut.

Klub-klub akan menjadi semakin kompetitif dan akan mengundang klub-klub baru bermunculan, sehingga gairah sepak bola akan bangkit.

"Nanti bagi klub baru, akan bermain dulu di Serie B. Jika ini terwujud, kompetisi Liga 3 DKI Jakarta akan semakin menarik. Semuanya tentu berujung pada keinginan masuk ke Liga 2," ujar Ahrki.

Jika sistem kompetisi telah disetujui bersama, Ahrki menambahkan pihaknya akan langsung menjalankan strategi marketing kompetisi, untuk mengundang minat dan daya tarik sponsor.

Oleh karena itu, Asprov PSSI DKI Jakarta pun telah berniat untuk membuat PT Liga Jakarta.

Nantinya, Asprov hanya sebagai regulator nantinya.

"Kami akan menanyakan klub-klub saat ini, apakah mereka setuju dengan format ini. Kami dari Asprov tentunya optimistis ini berjalan lancar tahun 2021," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved